sergapntt.com [KUPANG] – Sosok keibuan dan cermin kesederhanaan melekat erat pada Ny. Wilhelmina Tabais–Kefan. Dan, keinginan hatinya untuk berjuang menjadikan perempuan, kaumnya, tidak selalu dijadikan nomor dua di masyarakat apalagi di dunianya saat ini, dunia politik, boleh diacungi jempol. Tengoklah keberanian perempuan ini yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kupang dan juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kupang.
“Sebagai kader partai, secara pribadi saya siap untuk maju sebagai calon bupati Kupang periode 2008 – 2013 dari Partai Golkar pasca kepemimpinan I.A. Medah,” ujar Ny. Wilhelmina Tabais – Kefan ketika ditemui Sergap NTT di kediamannya, Minggu (1/7/2007) lalu.
Secara tegas Ny Wilhelmina mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu bakal Calon Bupati dari Partai Golkar yang direkomendasikan oleh forum Rapat Pimpinan Daerah Khusus (Rapimdasus) Partai Golkar Kabupaten Kupang yang digelar pada 26 Juni yang lalu.
Secara kasat mata, lanjutnya, Rapimdasus yang digelar itu adalah bukti dukungan dari masyarakat yang disalurkan melalui Pengurus Partai Golkar di masing-masing kecamatan. Ia bahkan mengantongi suara terbanyak, menyisihkan sejumlah tokoh lainnya seperti Aleks Humau, SH, Drs. Korinus Masneno, Drs. Ovy Wilahuki, Esthon Foenay, dan Drs. Ruben Funay .
“Karena itu agar aspirasi yang dibawa dari masyarakat yang tertuang dalam Rapimdasus bisa ditindaklanjuti di seluruh pelosok Kabupaten Kupang. Jadi apa yang telah dihasilkan dari forum Rapimdasus yang merupakan aspirasi dari masyarakat itu betul-betul ditindaklanjuti,” ujar Ny Wilhelmina.
Menurutnya, lima nama kandidat yang direkomendasikan oleh forum Rapimdasus beberapa waktu yang lalu memiliki peluang yang sama untuk keluar sebagai calon Bupati Kupang dari Partai Golkar. Karena baginya, siapapun yang akan keluar sebagai calon adalah kehendak Tuhan sehingga ia menegaskan agar bagi para kandidat janganlah merasa arogan.
“Saya juga siap menerima semua konsekwensi yang akan terjadi,” katanya sembari menghimbau lima bakal calon yang ditetapkan itu agar dalam melakukan sosialisasi harus sesuai dengan aturan partai yang berlaku. Karena baginya, siapapun dari kelima bakal calon ini pasti memiliki kekurangan dan kelebihan dan kesemuanya itu harus diakui.
Ny Wilhelmina Tabais – Kefan juga mengingatkan agar jangan hanya karena persaingan dalam berpolitik lalu mengahancurkan hubungan persaudaraan yang selama ini dibangun dikalangan kandidat. Ia memandang para kandidat-kandidat lain sebagai kawan yang harus dirangkul dan dihargai.
Ketika ditanya sebagai seorang pejabat publik yang kehidupannya selalu diwarnai dengan isue KKN, istri dari Timotius Tabais mengungkapkan punya resep tersendiri.
“Adalah pola hidup sederhana merupakan resep yang paling mujarab untuk terhindar dari KKN. Karena dengan menerapkan pola kesederhanaan dalam setiap derap langkah kehidupan maka pikiran untuk memiliki segala sesuatu yang berlebihan tidak akan terlintas dalam benak. Ketika ada keinginan untuk memiliki sesuatu yang berlebihan maka kita akan terjerumus dalam lingkaran KKN yang pada akhirnya akan merusak karir. Dan lebih dari itu akan menyengsarakan rakyat yang merupakan pemegang kedaulatan tertinggi di Republik ini,” ujar Ny Wilhelmina.
Tentang kesetaraan gender dalam kehidupan berpolitik, sosok keibuan yang selalu sederhana dalam penampilan ini berpendapat bahwa kaum perempuan adalah figur yang dapat mengguncang dunia.
Ia menyontohkan bahwa hadirnya Sang Penebus Dosa, Yesus Kristus di dunia ini, lahir dari rahim seorang Bunda Maria. Dan juga warta kebangkitan Yesus Kristus dari maut pertama kali dikumandangkan oleh Maria Magdalena yang adalah sosok seorang perempuan desa yang lugu dan sederhana.
“Saya meyakini sungguh bahwa dari keluguan dan kelemahan serta kepolosan kaum perempuan, Allah selalu memanfaatkan itu untuk mengguncang dunia.”
Terinspirasi dari peristiwa–peristiwa mulia itu maka seorang Wilhelmina Tabais – Kefan merasa yakin dan percaya untuk bangkit dan berjuang bersama rakyat Kabupaten Kupang untuk merubah kehidupan yang lebih sejahtera bagi warga di kabupaten yang kini dipimpin I.A.Medah ini. Ia juga menghimbau kepada seluruh perempuan yang ada di Kabupaten Kupang untuk bangkit dan berjuang serta memulai untuk berbuat sesuatu yang lebih bermanfaat bagi kehidupan banyak orang.
Ny. Wilhelmina Tabais – Kefan yang kesehariannya selalu diwarnai dengan berbagai aktifitas dan kegiatan-kegiatan yang tentunya menyita waktu yang tidak sedikit, ia selalu meluangkan waktunya untuk kembali ke kodratnya sebagai perempuan dan sekaligus sebagai ibu dari Ferdy Tabais, Oki Supryani Tabais, dan Delci Indah Tabais.
Baginya, keluarga adalah segala-galanya. Ia pun mengakui bahwa suami dan anak-anaknya merupakan motivator yang sangat berarti dalam meniti karirnya sebagai politisi. Bahkan anak-anaknya sering menjadi teman curhatnya. Selamat berjuang, bu! (by. ama)
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar