Sergapntt.com [KUPANG] – Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana (Undana) akan mulai beroperasi pada Tahun 2008 mendatang. Demikian dikatakan Asisten Kesejahteraan Sosial Setda NTT , Ir Benny Ndoenboey usai menghadiri rapat pembentukan panitia persiapan pendirian fakultas kedokteran Undana di Kupang.
“Paling lambat Agustus 2007 mendatang, konsep pendirian Fakultas Kedokteran Undana sudah sampai di meja Menteri, DPR dan pengurus IDI (Ikatan Dokter Indonesia) untuk ditindaklanjuti sebelum tahun 2008. Bahkan untuk memperlancar pendiriannya, telah dibentuk panitia khusus yang bertugas mengkoordinasikan persiapannya dengan menteri terkait dan unsur legislatif di tingkat pusat,” ujarnya.
Menurut Ndoenboey, sejauh ini Undana telah menyiapkan sejumlah pendukung penyelenggaraan fakultas kedokteran, yakni kurikulum, staf akademik, laboratorium dan peralatan, perpustakaan dan kepustakaan, rumah sakit pendidikan dan jaringan lahan praktek serta ruangan dan gedung perkuliahaan.
Kurikulum inti pendidikan kedokteran Indonesia porsinya 80 persen dari total kebutuhan yang mencakup rumusan tujuan pendidikan, orientasi pendidikan, kerangka konsep pendidikan, kelompok ilmu, pengalaman belajar dan sistem evaluasi.
Muatan pelengkap porsinya 20 persen dari total kebutuhan, diturunkan dari visi, misi dan orientasi institusi pendidikan serta rancangan instruksional yang dipelajari dalam tiga sampai empat semester awal.
“Upaya yang telah ditempuh Undana dalam penyusunan kurikulum itu melibatkan Majelis Kolegium Kedokteran, Departemen/Dinas Kesehatan, kaum profesional kedokteran (IDI), pakar dari Fakultas Kedokteran mitra seperti Universitas Udayana, Universitas Airlangga dan Universitas Indonesia,” paparnya.
Bahkan, lanjut Ndoenboey, manajemen Undana telah mengalokasikan dana ABT (Alokasi Biaya Tambahan) TA 2006 sebesar Rp. 1,8 miliar dan 2007 3 miliar untuk pembelian peralatan laboratorium. Laboratorium dan peralatan yang dibutuhkan antara lain berupa laboratorium dasar kedokteran untuk kegiatan akademik dan profesi, blomedik, anatomi, histologi, fisiologi, biokimia, farmakologi, mikrobiologi, parasitologi, patologi anatomi, patologi klinik, farmasi, obsgyn dan bedah serta laboratorium penunjang untuk kegiatan komputerisasi dan bahasa. Sedangkan menyangkut staf akademik, Undana akan mengangkat dokter baru sebagai dosen. Selain itu, Undana juga akan melibatkan dosen luar biasa dan dosen tamu dari FK mitra. Jumlah staf akademik direncanakan sebanyak 56 orang.
“Pemerintah NTT pun akan memperlancar jalinan kerjasama Undana dengan RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang sebagai penyedia rumah sakit pendidikan, RS Bhayangkara, RS Wirasakti dan RSUD kabupaten/kota di NTT sebagai lahan praktek,” tambahnya. (by. on)
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar