Kiat Sukses Kelola Bisnis Jagung Bakar


sergapntt.com [KUPANG] – Bisnis jagung bakar kian menjalar di Kota Kupang. Dimana-mana terlihat masyarakat rame berjualan jagung bakar. Aktivitas ini bisa ditemui pada sore hari di sepanjang jalan Sam Ratulangi, El Tari dan jalan raya seputaran Kelurahan Liliba, Kota Kupang. Tak ada yang spesial dari penampilan para pelaku bisnis jagung bakar. Namun jika pernah merasakan jagung bakar polesan mereka, hampir pasti warga lokal maupun warga luar NTT yang pernah merasakannya mengakui betapa nikmatnya jagung bakar Kupang.
Bisnis jagung bakar mulai giat digeluti masyarakat Kota Kupang sejak lima tahun lalu. Selain tidak butuh banyak modal, usaha ini terbilang simpel alias mudah dikerjakan. Bermodalkan satu karung jagung muda,  satu sokal arang bakar, tempat panggang, bumbu serta sambal, seseorang bisa mulai melakoni bisnis ini.
Hanya saja dari tahun ke tahun, usaha ini terkesan “berjalan ditempat”. Tak ada perubahan menu maupun rasa. Padahal jika ini dikelola secara baik dengan inovasi tiada henti, bisnis ini sangat menjanjikan bagi perubahan ekonomi keluarga. Bahkan jika dikelola secara profesional, bukan tidak mungkin jagung bakar Kota Kupang bakal ampuh menggugah niat dan keinginan warga luar NTT untuk datang ke Kota Kupang hanya sekedar untuk makan jagung bakar.
Saya bermimpi suatu saat jagung bakar Kupang sama seperti Jagung Bakar Payung di Batu Malang. Oleh karena itu, kedepan saya berharap di Kota Kupang akan bermunculan orang-orang sukses karena menggeluti usaha jagung bakar.
Bisnis itu tidak butuh banyak modal, yang paling diperlukan adalah semangat dan kerja keras. Berikut beberapa kiat agar menjadi pebisnis jagung bakar sukses:
1. Menambah variasi produk Jagung Bakar
Pedagang harus berjiwa inovatif. Jangan hanya monoton dengan cita rasa jagung bakar plus sambal kemangi. Disamping berjualan jagung bakar, pedagang bisa menyajikan makanan alternatif dari bahan dasar jagung, misalkan saja: Jagung Rebus, Jagung Bose, Jagung Ketemak Muda atau Jagung Muda Kuah.  Jangan takut tidak laku, karena dijamin resikonya kecil. Untuk awal coba dibuatkan Jagung Bose, Jagung Ketemak Muda atau Jagung Rebus sebanyak lima porsi. Jika habis terjual, coba tambahkan volumenya. Soal harga bisa disesuaikan, contoh Jagung Bose maupun Jagung Ketemak Muda Rp.2500 per porsi atau sebatang Jagung Rebus disamakan dengan harga sebatang Jagung Bakar. Jangan ragu-ragu membuat sesuatu yang berbeda, kita harus berani menyajikan yang terbaru demi meraih sukses. Karena tidak semua konsumen suka akan jagung bakar. Bisa saja sebagian dari mereka ingin merasakan sesuatu yang beda dari yang lain.
2. Menambah variasi rasa
Soal rasa, pedagang bisa variasikan. Coba buatkan sambal untuk jagung bakar dalam tiga macam, yakni pedas, asin dan manis. Bisa juga dikombinasikan asin-manis, asin-pedas, manis-pedas atau manis-asin. Jangan hanya sampai disitu. Buatkan juga sambal khas Kupang seperti Sambal Tomat, Sambal Kacang-Kacangan atau Sambal Luat.
Jika sanggup coba buatkan jagung bakar rasa keju dan sebagainya. Khusus untuk Jagung Bose, jika peminatnya banyak, coba diubah menjadi Jagung Bose Sayuran, Jagung Bose Susu + Keju atau Jagung Bose Kacang-Kacangan. Ingat, menjadi pebisnis yang sukses, kita harus kreatif dan terbuka untuk dikritik.
3. Menambah Variasi Minuman.
Kebanyakan para pedagang jagung bakar di Kota Kupang hanya menyediakan air minum kemasan. Sementara aktivitas bisnis jagung bakar biasanya terhadi sore hingga malam hari. Padahal ada diantara konsumen yang ingin menikmati minuman hangat selepas makan jagung bakar atau jagung dengan model dan cita rasa baru. Untuk itu para pedagang perlu menyediakan minuman hangat seperti: teh panas, jahe panas atau susu panas. Karena kebanyakan orang ingin makan jagung pada sore atau malam hari, namun karena takut masuk angin akhirnya tak jadi. Ini perlu ada solusinya. Solusinya ya…itu, sediakan minuman hangat yang ampuh menangkal masuk angin.
4. Buatkan Papan Reklame atau Daftar Menu
Papan reklame atau daftar menu jagung sangat diperlukan. Contoh disalah satu sudut stan jualan jagung bakar terpampang sebuah papan bertuliskan: Jagung Bakar Pedas, Jagung Bakar Asin, Jangung Bajar Asam, Jagung Bakar Manis-Asam-Asin, dan sebagainya. Tempatkan papan reklame agar mudah terlihat orang.  Selain itu buatkanlah lebih bayak tempat duduk yang layak. Sehingga konsumen merasa nyaman saat menikmati jagung bakar dan lain sebagainya.
5. Tingkatkan Pelayanan
Tidak perlu duit untuk yang satu ini. Modalnya hanya senyuman, ramah dan sedikit sapaan hangat. Buatlah konsumen berkesan. Sajikan menu jualan yang terbaik. Dengan begitu kita akan mempunyai pelanggan tetap. Selamat Mencoba! Semoga Sukses!(by. Djemi Lassa, ST, Kupang Marketing Club)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.