“Kemenangan saya merupakan kemenangan kita bersama, karena, apalah artinya diri saya tanpa teman-teman seperjuangan dalam Partai Golkar yang kita cintai ini.”
Begitulah sepenggal kalimat yang diucapkan Anggota DPRD Kabupaten Ngada distrik Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Thomas Tiba Owa alias Bang Toti usai dirinya terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Nagekeo dalam Musyawarah Daerah Khusus (Musdasus) Partai Golkar Kabupaten Ngada yang dilaksanakan di Aula Gereja St. Yoseph Bajawa pada Rabu, 13 Juni 2007 lalu. Kemenangan Bang Toti itu sekaligus memupus harapan kandidat lain, yakni Patris Bhira dan Paulus Beto untuk menjadi orong nomor satu di DPD Partai Golkar Nagekeo.
“Tapi, saya mengajak semua komponen untuk melaksanakan tugas dengan nurani yang tulus. Jika dalam tugas, saya melakukan kesalahan, silakan tegur dan ingatkan saya, karena saya juga manusia yang punya kelemahan,” pinta Toti.
Musdasus yang dihadiri Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Drs. I.A Medah dan Sekretaris Partai Golkar NTT, Cyrillus Bau Engo itu dipadati sesepuh dan pengurus Partai Golkar Kabupaten Ngada dan Nagekeo, antara lain Simon K. Sada, Servas Sandino, Rafael Awe, Ahmat Tuju dan Mat Manetima.
Medah dalam sambutannya berharap, kepengurusan DPD Partai Golkar Nagekeo yang baru terpilih dapat bekerja optimal demi kebesaran partai. “Kita harus bertanya pada diri kita, apa yang sudah kita buat untuk masyarakat. Untuk itu kepada semua kader golkar harus bekerja sama demi kemenangan Partai Golkar pada event-event Pilkada yang sebentar lagi akan berlangsung,” tegasnya.
Menurut Medah, terpilihnya badan pengurus tidak mutlak memenuhi keinginan banyak orrang, tapi semua pihak harus menghargai keputusan yang sudah diambil secara arif dan bijaksana. Solidaritas dari semua pengurus partai, baik di tingkat bawah maupun di tingkat atas harus dijaga. Karena partai yang kuat akan menghasilkan kinerja yang baik bagi masyarakat.
“Tinggal selangkah lagi, banyak event penting. Untuk itu, dibutuhkan kerjasama dan saling mendukung demi mencapai tujuan sesuai apa yang kita harapkan. Kepada pengurus partai terpilih, selamat berjuang untuk memenangkan kepentingan politik dimasa datang. Partai Golkar tidak menyelesaikan masalah, akan tetapi Partai Golkar akan berjuang sungguh-sungguh untuk menyalurkan aspirasi masyarakat,” tandasnya.
Ketua DPD Partai Golkar Ngada, Drs. Thomas Dolaradho mengaku, pemilihan Ketua DPD II Kabupaten Nagekeo telah berlangsung sangat demokratis dan penuh dengan nuansa budaya. Namun tugas yang akan diemban di daerah yang baru itu sangat berat dan tidak boleh cepat putus asa.
“Karena kita semua adalah kader partai yng telah dipercayakan untuk tugas-tugas yang mulia. Kita harus belajar dari pengalaman pahit yang sudah kita lalui bersama. Untuk itu kita harus solid dan mendukung semua program partai demi kelancaran tugas yang lebih berpihak kepada masyarakat banyak. Kopersi di bangun atas dasar kepercayaan, tetapi partai dibangun atas dasar ketidakpercayaan. Selamat bertugas kader –kader paartai,” ucap Dolaradho.
Dalam pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Nagekeo sesungguhnya ada dua kandidat yang diunggulkan, yakni Bang Toti dan Patris Bhira, BA. Keduanya adalah tokoh Golkar yang selama ini berperan aktif membesarkan Partai Golkar di Ngada.
Hal ini diakui utusan Komcam Partai Golkar Kecamatan Aesesa, Serafinus Mena. “Dua-duanya adalah kader Partai Golkar. Tetapi untuk sekarang, sosok Bang Toti yang paling pas untuk menahkodai Partai Golkar di kabupaten yang masih bayi ini. Karena sosok Bang Toti sudah banyak makan asam garam dalam dunia politik,” ujarnya, polos.
Pengakuan terhadap Bang Toti juga disampaikan enam Komcam Partai Golkar Nagekeo lainnya, yakni Komcam Nangaroro, Keo Tengah, Boawae, Aesesa Selatan, Mauponggo dan Wolowae. “Ini bukan soal suka atau tidak suka, tetapi itulah sebuah demokrasi, dan harus di terima oleh kita semua. Bang Toti adalah pilihan Partai Golkar Nagekeo. Untuk itu, kedepan kita harus mendukung ketua terpilih ini. Karena tanpa bantuan dan kerja sama dari semua kita, maka akan sia-sia,” pinta mereka beramai-ramai.
Musdasus Partai Golkar Ngada ini berdasarkan peraturan organisasi Partai Golkar Nomor: PO-07/DPP/GOLKAR/IV/1999 tentang Penyelenggaraaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar bagi Kabupaten atau Kota Madya baru. Karena Kabupaten Nagekeo baru diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Ad Interim, A.S Widodo pada Selasa, 22 Mei 2007 lalu, maka DPD II Partai Golkar Kabupaten Ngada harus memisahkan diri dari Kabupaten Nagekeo. Dengan demikian, kepengurusan Partai Golkar Nagekeo harus segera dibentuk, dan sesuai Peraturan Partai Golkar Pasal 03 tentang Penyelenggaraan Musda Partai Golkar, maka DPD Partai Golkar Kabupaten Ngada berwenang membentuk DPD Partai Golkar Kabupaten Nagekeo, menetapkan program kerja Partai Golkar Kabupaten Nagekeo dan menyusun kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Nagekeo.
Kemenangan Bang Toti dalam Musdasus kali ini sebelumnya sudah diprediksikan oleh Komcam Partai Golkar Kecamatan So’a, Kabupaten Ngada, Drs. Benyamin Roga.
“Beliau (Bang Toti-red) adalah tokoh potensial bagi perkembangan Partai Golkar kedepan. Selain dia sangat dekat dan menyatu dengan akar rumput di Nagekeo, dia juga sudah sangat berpengalaman bagaimana mengurus Golkar agar tetap menjadi nomor 1 di Nagekeo,” akunya. (by. sherif goa)
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar