sergapntt.com [JAKARTA] – Nasib sial dialami EF (34) seorang Asisten Manager perusahaan operator telepon. Dia kepergok istrinya, DA (26), diduga selingkuh dengan seorang Wanita Idaman Lain (WIL) di sebuah hotel berbintang di kawasan Jl Jenderal Sudirman, Selasa (25/11) pagi.
Tak pelak, pria yang tinggal di kawasan RE Martadinata Kelurahan 2 Ilir bersama pasangan selingkuhnya, Sep (26) langsung digelandang ke Polsekta Ilir Timur I. DA memang sengaja mengajak polisi saat hendak menggrebek suaminya di hotel tersebut.
Kejadian bermula saat DA yang baru menikah dengan EF, Oktober lalu, sering ditinggal pergi oleh suami dengan urusan yang tak jelas. Saat pergi EF berdalih ada urusan kerja ke luar kota, sehingga membuat sang istri yang dinikahi di Bengkulu curiga. Terlebih, EF saat dihubungi melalui ponsel selalu ditolak (reject) “Awalnya saya tidak curiga, tetapi saat dihubungi HP-nya tidak pernah aktif, meski pengantin baru malah saya sering ditinggal-tinggal terus,” kata DA sambil menunjukkan buku nikah kepada petugas. Pernah saat ditelepon, DA yang tinggal di Kompleks Sangkuriang Kel Sako mengatakan yang mengangkat justru seorang wanita.
Mendapati kenyataan tersebut membuatnya curiga hingga menyelidiki keberadaan suami yang saat menikah berstatus duda dua anak. Pencarian sejak Senin (24/11) malam membuahkan hasil. Menggunakan motor, DA bersama ibunya, Sum, mereka mengitari seluruh hotel yang ada di Palembang. Sesampainya di hotel yang terletak di Jl Jenderal Sudirman, Selasa (25/11) pukul 07.00 wanita berambut panjang ini melihat mobil Daihatsu Terios milik suaminya terparkir di halaman.
DA pun menanyakan pada resepsionis tentang identitas pemilik mobil. “Saat itu, EF dalam buku tamu menggunakan nama samaran, Fredo dan menginap sejak Senin (24/11) pukul 22.45. Usai mendapat keterangan dari receptionis bersama anggota Kepolisian yang dipimpin Kapolsek IT I, AKP Selamet Waluyo langsung menggrebek keberadaan EF.
Setibanya di kamar hotel, ternyata EF dan Sep sedang membuka pintu dan berniat check out. Tak pelak, kedatangan polisi dan istri sah EF membuat Sep yang saat itu mengenakan jaket merah dengan rambut kucir atas berupaya melarikan diri.
“Sempat terjadi kejar-kejaran di lorong-lorong tetapi untunglah Sep dapat ditangkap dan diamankan,” tegas Waluyo. Saat dilakukan penangkapan, keduanya pasrah dan mengakui memang telah menginap di hotel sejak Senin malam. Menyangkut masalah rumah tangga, Waluyo menegaskan polisi tidak akan turut campur, tetapi pihak kepolisian akan menjerat keduanya dalam perkara perzinahan. “Kami masih terus menyelidiki kasus ini,” katanya.
Dihadapan petugas, Sep mengaku sejak tiga bulan mengenal EF. “Sejak tiga bulan kami kenal, saya siap menikah dengannya meskipun harus dimadu sekalipun,” tandas Sep seraya mengakui EF sering mengeluhkan sikap keras DA yang tidak mau mengalah pada suaminya.
Dihadapan petugas, Sep mengaku sejak tiga bulan mengenal EF. “Sejak tiga bulan kami kenal, saya siap menikah dengannya meskipun harus dimadu sekalipun,” tandas Sep seraya mengakui EF sering mengeluhkan sikap keras DA yang tidak mau mengalah pada suaminya.
Minta Izin Menikah
Yang menarik mantan istri EF, Md, ikut datang ke kantor polisi mendukung mantan suaminya. Md, istri pertama yang dicerai EF setahun yang lalu, ketika ditemui Sripo mengaku sudah mengetahui hubungan Sep dan mantan suaminya. Terlebih Sep merupakan rekannya yang sama-sama berkerja di perusahaan asing.
Yang menarik mantan istri EF, Md, ikut datang ke kantor polisi mendukung mantan suaminya. Md, istri pertama yang dicerai EF setahun yang lalu, ketika ditemui Sripo mengaku sudah mengetahui hubungan Sep dan mantan suaminya. Terlebih Sep merupakan rekannya yang sama-sama berkerja di perusahaan asing.
Malam sebelum penggrebekan, Md mengaku EF dan Sep mendatangi rumahnya dan meminta izin menikah. “Saya kenal Sep, dia teman kerja, anaknya baik malah sifat DA yang selalu mengekang EF membuat mantan suami saya itu berpaling,” tegas Md yang mendatangi Polsek bersama tiga orang pengacara membantu kebebasan EF.
“Memang kelakukan EF sering diluar kontrol. Karena sifatnya itulah yang membuat perkawinan kami tidak bertahan lama, saya mengizinkan pernikahannya dengan Sep karena EF berjanji bahwa ini adalah pernikahan terakhir,” beber Md seraya mengaku pernikahan dengan EF telah dikaruniani dua anak.
sumber: NOVA
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar