sergapntt.com [KUPANG] – Andi Bahtiar Umar (43) asal Maumare, Kabupaten Sikka, yang berprofesi sebagai kapten kapal rute Surabaya-Kupang, tewas di kamar yang ditempati Novi, salah seorang pekerja seks komersial (PSK) di Hotel Citra, Jalan Hans Kapitan, Kecamatan Kelapa Lima, Kupang, Rabu (13/10/2010) pukul 21.00 Wita.
Umar yang masih mengenakan celana panjang hitam dan baju kemeja warna putih itu datang ke kamar Novi untuk berkencan. Keduanya sempat berbincang-bincang beberapa saat. Namun sebelum transaksi, Umar terlihat lemas dan jatuh terlentang di lantai. Melihat Umar jatuh, Novi langsung berteriak dan meminta tolong kepada pihak keamanan Hotel Citra.
Dokter Irman dari Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Kupang yang melakukan otopsi terhadap jenazah Umar, ketika ditanya Pos Kupang di tempat kejadian perkara (TKP), mengatakan, dari hasil pemeriksaan luar pada tubuh Umar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan.
“Kita sudah periksa dan tidak ada tanda kekerasan fisik pada tubuh Umar. Memang terlihat pembuluh darah pada matanya pecah. Kemungkinan hal itu akibat kelebihan konsumsi suplemen ever-joy untuk penambah stamina yang memacu jantung, karena ditemukan juga ada suplemen sejenis milik Umar,” kata Irman.
Aparat keamanan telah mengamankan beberapa barang bukti milik Umar berupa HP, uang dan kartu kredit serta satu butir suplemen.
Kasat Reskrim Polresta Kupang, AKP Yeter B Selan kepada Pos Kupang menjelaskan, pihak kepolisian masih perlu mendalami lagi tentang latar belakang kematian Andi Bahtiar Umar. “Kita belum tahu persis penyebab kematian Umar. Kita periksa dulu saksi-saksi yang mengetahui kejadian itu,” ujarnya.
Kematian Andi Bahtiar Umar mengundang perhatian para wanita penghibur lainnya di tempat itu. Mereka langsung mengerumuni tempat kejadian untuk melihat kondisi jenazah Umar. (*)
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar