Dua Korban Perahu Tenggelam di Selat Semau Belum Ditemukan


Dua korban hilang tenggelamnya perahu motor Kharisma 01 di Selat Semau antara Pulau Semau dan Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sampai Minggu (31/7) siang, belum ditemukan. Korban bernama Devita Patola, 16, dan adiknya Novita Patola, 9, warga Desa Hansisi, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang.

Perahu itu tenggelam setelah dihantam gelombang setinggi dua meter dan bocor dalam pelayaran dari Pulau Semau ke Pelabuan Rakyat Tenau Kupang pada Kamis (28/7). Dalam musibah itu, satu penumpang bernama David Talas, 63, tewas.

Tim penolong dari SAR, Polisi Perairan, TNI Angkatan Laut, KP3 Laut Tenau, dan nelayan masih terus melakukan pencarian terhadap dua korban tersebut di pesisir Pulau Semau.
Akan tetapi, sampai hari keempat pencarian, keduanya belum ditemukan. Perahu itu dilaporkan mengangkut 10 penumpang, tujuh penumpang di antaranya selamat.
Orang tua korban, Maksi Patola, mengatakan dua anaknya naik perahu ke Kupang untuk membeli pakaian seragam sekolah.
Devita adalah siswa sebuah SMU di Semau, sedangkan Novita siswa SD.
“Mereka ke Kupang untuk beli pakaian seragam dan kursi plastik. Kursi itu untuk dipakai duduk di sekolah,” katanya.
Saat perahu oleng karena dihantam gelombang tinggi dan angin kencang, air masuk ke perahu.
Penumpang berusaha mengeluarkan air dari kapal. Tetapi, usaha itu tidak cukup membantu.
Kapal bocor sehingga perlahan-lahan tengelam.
Ia menduga, dua anaknya tidak sempat mengenakan baju pelampung. Pasalnya, begit

u kapal terbalik, kedunya langsung tenggelam.
Sesuai informasi yang diterima Maksi, korban tewas David Talas sempat berenang ke arah dua anaknya untuk memberikan pertolongan.
Namun, usahanya itu sia-sia karena dua anak itu tenggelam.
Seluruh penumpang masih berpegang pada perahu sebelum ditolong tiga perahu.
“Ada tiga perahu yang juga angkut penumpang dari Semau dan menolong kapal yang tenggelam, namun saat sampai di pelabuhan dua anak saya tidak ada,” tutur Maksi. +++

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.