Egon Menebar Teror, Warga Sikka Diminta Waspada


Sergap NTT -> Egon…! Perilakunya mulai menakutkan makluk yang tinggal disekitarnya. Ia bagaikan raksasa yang kelaparan. Kesehariannya tak tenang. Panasnya terus membara. Dari mulutnya keluar asap tak bersahabat. Ya,,,, gunung berapi yang terletak di Desa Waigete, Kabupaten Sikka, Provinswi NTT itu terus menebar teror. Sebab, hingga hari ini, gunung yang jaraknya hanya 55 kilometer dari Maumere, ibukota Kabupaten Sikka tersebut terus mengeluarkan asap solfatara setinggi 10 hingga 20 meter. Karena itulah, warga Sikka, terutama mereka yang tinggal di sekitar gunung Egon diminta untuk selalu bersikap waspada.
“Secara visual, asap solfatara masih teramati dengan ketinggian mencapai 25 meter,” kata petugas pemantau Gunung Egon, Hendra Supratman, yang dihubungi pertelepon pada, Selasa, (9/8/11).

Toh begitu, menurut Supratman, status Gunung Egon telah diturunkan dari waspada menjadi siaga satu sejak 17 Juni 2011 lalu.

“Status Gunung Api Egon sudah diturunkan dari waspada ke siaga 1,” ujarnya.
Kendati Egon terus mengeluarkan asap, namun Supratman mengaku kondisi ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Bahkan sama sekali tidak mengganggu jalur penerbangan pesawat dari dan ke Maumere.

7 April 2011 lalu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pernah menetapkan status Gunung Egon menjadi waspada menyusul adanya peningkatan aktivitas vulkanik. +++chris parera+++

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.