PNS Mesti Miliki Mental Pelayan


Sergap NTT ONline -> Gubernur Provinsi NTT, Drs. Frans Lebu Raya meminta jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT untuk membangun mental melayani bukan dilayani.
”Ciptakan pelayanan yang mudah dan baik, sebagai suatu kewajiban bagi aparatur pemerintahan. Mari kita tingkatkan kualitas pengabdian dalam menjalankan tugas dengan mengedepankan prinsip tanggungjawab yang sebaik-baiknya. Mari kita terus bekerja dengan sekuat tenaga dengan penuh disiplin, tanggungjawab dan semangat untuk berbuat yang terbaik,” tegas Lebu Raya dalam sambutannya pada acara Penganugerahan Tanda Kehormatan  Satya Lencana Karya Satya X, XX, XXX tahun  2011 serta Pelepasan PNS Purna Bhakti (Pensiun) lingkup Pemprov NTT di Aula El Tari Kupang, Kamis (11/8/11).
 Menurut Lebu Raya, penganugerahan satya lencana karya satya ini memiliki arti penting dan membahagiakan karena pengabdian PNS selama ini mendapat penghargaan dari Presiden.
”Kehotmatan ini merupakan penghargaan bagi PNS yang loyal tanpa cacat cela dalam menunaikan misi pengabdiannya. Saya harap PNS yang menerima penghargaan ini bisa menjadi suri teladan bagi sesama PNS dan anggota masyarakat lainnya,” pintanya.
Pada kesempatan yang sama, Lebu Raya meiminta PNS untuk meningkatkan sikap tanggap atas kritik konstruktif dari kalangan masyarakat.  Sebagai aparatur pemerintah, PNS mesti memiliki mental pelayan yang siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
 ”Lakukan inovasi dan pembaharuan; agar pendekatan, cara dan kegiatan pemerintahan semakin tepat sesuai dengan keadaan jaman. Bertindaklah secara profesional dan proporsional serta jalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.
Pada bagian lain, Gubernur juga meminta PNS memegang teguh komitmen netralitas. ”Hindari politik praktis. Berikan pelayanan publik yang profesional dan proporsional kepada semua kekuatan politik yang ada di masyarakat. Keberpihakan PNS adalah keberpihakan kepada kepentingan bangsa dan negara. Sebagai negara demokrasi, pemerintahan boleh berganti setiap lima tahun, tetapi loyalitas birokrasi tidak boleh berubah,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Bagian Kesra Biro Kepegawaian Setda Provinsi NTT, Dra. Yuliana Rambu Rauna dalam laporannya mengatakan, tahun 2011, PNS yang menerima penghargaan satya lencana XXX tahun berjumlah 45 orang, XX tahun sebanyak 233 orang dan X tahun 150 orang. Sedangkan PNS purna tugas terhitung 1 Januari 2011 hingga 1 Agustus 2011 sebanyak 168 orang yang terdiri atas golongan IV 67 orang, golongan III 84 orang dan golongan II 17 orang.
”Para PNS yang purna tugas masing-masing memperoleh insentif dari pemerintah sebesar Rp 5 juta melalui buku tabungan Simpedes Bank NTT,” kata Rambu. +++verry guru/chris parera+++

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.