Aksi tawuran itu mengakibatkan dua siswa SMK Wirakarya bernama Yunita dan Albert Tonobadu terluka dan satu siswa SMA Muhammadiyah bernama Paskalis Mesa bocor kepalanya.
Tawuran itu diduga dipicu dari ulah NY seorang siswa SMK Wirakarya kelas III yang memalak adik kelasnya, Aldo Ngawas yang duduk dibangku kelas I, Sabtu (13/8/2011). Saat dipalak, NY meminta sejumlah uang kepada Aldo. Bahkan NY sempat mengangkat krah baju Aldo.
Lantaran takut, Aldo tak membalasnya. Aldo yang bertubuh mungil tidak memberikan uang karena tidak memiliki sepeser uang di saku kantongnya.
Jengkel dengan ulah NY, Aldo baru menceritakan peristiwa pemalakan yang menimpa dirinya ke Paskalis Mesa, siswa SMA Muhammadiyah Kupang saat bertemu di salah satu kios, Senin (15/8/2011) pagi.
Tidak terima dengan kondisi itu, Paskalis bersama Ino mendatangi SMK Wirakarya.
Di depan halaman sekolah itu, tawuran siswa SMK Wirakarya dan SMA Muhammadiyah akhirnya tak terhindarkan. Belum diketahui jumlah pasti berapa siswa yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut.
Kapolsek Oebobo, AKP Yulian Perdana yang ditemui di tempat kejadian perkara membenarkan terjadinya aksi tawuran siswa SMK Wirakarya dengan siswa SMA Muhammadiyah.
Namun perkelahian itu bersifat personal bukan membawa nama sekolah. ” Perkelahian yang terjadi bukan karena masalah sekolah tetapi masalah pribadi. Untuk itu besok kami akan mempertemukan kedua belah pihak sekolah untuk membicarakan persoalan ini,”ujar Perdana saat bertatap muka dengan Wakil Kepala Sekolah SMK Wirakarya, Jonas Hamma bersama beberapa guru sekolah tersebut. (ado)
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar