SERGAP NTT -> Kesungguhan hati pimpinan dan seluruh anggota Dewan, Anggota Komisi, Badan Anggaran Legislasi dan Fraksi dalam mengkritisi Nota Pengantar LKPJ dan Laporan pelaksanaan APBD tahun 2010 dan Rancangan Peraturan Daerah, serta merumuskan beberapa rekomdasi kritis, memicu optimisme pemerintah bahwa dengan dukungan DPRD serta dalam alur relasi dan dialog yang harmonis, humanis dan transparan, pemerintah yakin bisa mewujudkan masyarakat NTT yang berkualitas, sejahtera, adil dan demokratis dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal tersebut diungkapkam Gubernur dalam sambutannya pada Penutupan Masa Sidang I Tahun Anggaran 2011 DPRD NTT, Senin (15/8). Sidang dipimpin Ketua DPRD NTT, Drs. I. A. Medah didampingi Wakil Ketua Nelson Matara, S.Ip dan Anselmus Talo, SE dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi NTT, Sekda NTT, Fransiskus Salem, SH, M.Si serta sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Provinsi NTT.
Menurut Lebu Raya, dalam mewujudkan 8 agenda strategis dengan spirit Anggur Merah sebagai lokomotif pembangunan daerah, upaya evaluasi normatif terhadap kinerja pemerintah mesti dilakukan. Salah satu evaluasi politis, kata dia, dilakukan secara periodik yakni melalui diskusi politik antara legislatif dan eksekutif dengan membedah kinerja pemerintah yang terangkum di dalam LKPJ dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD NTT tahun 2010.
“Kinerja yang positif kita apresiasi, kita modifikasi lagi simpul-simpulnya untuk ditingkatkan daya dan target capaiannya. Sebaliknya kekurangan, kelemahan ataupun berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan APBD 2010, perlu kita cermati, kita bedah dan diskusikan bersama untuk menemukan simpul penyebabnya dan menyepakati jalan keluar atau setidaknya, menjadi in put bagi perbaikan dan pembenahan kinerja pemerintah di masa depan,” paparnya.
Dalam perspektif perbaikan, lanjut Gubernur, peningkatan kinerja pemerintahan dan perubahan manfaat implementasi APBD kepada masyarakat, pemerintah menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan dan seluruh Anggota Dewan, anggota Komisi, Badan Anggaran, Badan Legislasi dan Fraksi yang telah memberikan dirinya, mengerahkan semua yang dimiliki dan dengan hati yang ikhlas, berdaya upaya untuk mencermati dan menelaah materi Nota Pengantar LKPJ dan laporan pelaksanaan APBD tahun 2010 serta dua Ranperda yang disampaikan pemerintah. “Rekomendasi Dewanyang terhormat menjadi rambu-rambu bagi pemerintah dalam pelaksanaan APBD tahun 2011 maupun penyusunan APBD tahun 2012, sehingga struktur APBD NTT ke depan menjadi semakin efisien, membumi dan pro rakyat,” tandas Gubernur.
Sementara itu Ketua DPRD NTT, Drs, I. A. Medah meminta kepada pemerintah untuk taat asaz dan taat hukum dalam melaksanakan berbagai keputusan yang telah dihasilkan bersama antara legislatif dan eksekutif.
“Beberapa keputusan yang dihasilkan Dewan merupakan sinergi komitmen antara legislatif dan eksekutif untuk meningkatkan kinerja dan semangat pengabdian bagi bangsa dan masyarakat,” ujar Medah dan menambahkan, “Saya minta pemerintah untu taat asaz dan taat hukum dalam melaksanakan keputusan-keputusan tersebut.” (by.ferry guru)
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar