sergapntt.com [JAKARTA] -> Dua hasil negatif di dua laga pembuka kualifikasi Piala Dunia zona Asia putaran III grup E membuat timnas panik. Untuk tetap menghidupkan peluang lolos ke fase berikutnya manajemen dan tim pelatih timnas berencana melakukan perombakan tim.
Ditemui di kantor PSSI kemarin siang, asisten pelatih timnas Liestiadi mengatakan perombakan mau tidak mau harus dilakukan karena pemain yang ada sekarang dianggap tidak sesuai dengan skema yang diinginkan pelatih Wim Rijsbergen.
“Kita akan melakukan evaluasi pemain karena mayoritas pemain bukan pilihan coach Wim,” kata Liestiadi.
Tapi, menurut Liestiadi perombakan tidak akan dilakukan secara total. Hanya sekitar 30 persen pemain yang akan diganti. “Rencananya perombakan akan kita lakukan setelah melawan Qatar (11 Oktober), sekitar 30 persen pemain akan kita ganti. Pemain harus benar-benar sesuai dengan skema permainan yang dirancang coach “Wim,” sambungnya.
Mantan asisten pelatih Arema Indonesia dan PSM Makassar itu mengungkapkan bahwa awalnya tim pelatih sudah mau memilih pemain sendiri. Tapi kompetisi belum mulai. “Dengan begitu pemain yang sudah dipilih pelatih sebelumnya inilah yang kita manfaatkan. Tapi masih ada pemain-pemain lain yang lebih layak,” bebernya.
Liestiadi juga membeberkan bahwa Wim Rijsbergen tidak puas dengan beberapa pemain saat ini yang ternyata tidak spesialis di posisinya. Dia kemudian menyebut nama “M Nasuha dan Muhammad Ridwan yang berposisi di sektor kiri tapi tidak lihai dalam menggunakan kaki kirinya. Timnas sendiri mulai kemarin diliburkan dan akan kembali berkumpul pada 1 Oktober guna melakukan persiapan melawan Qatar.
Sementara itu, dalih Wim Rijbergen yang menyatakan bahwa pemain yang ada saat ini di timnas bukanlah pilihannya sebagai alasan performa buruk di babak kualifikasi Piala Dunia menuai kritikan. Komentar itu juga membuat situasi internal timnas memanas.
Mantan pelatih timnas Danurwindo mengatakan situasi di dalam tim harus tetap dijaga supaya kondusif. Karena pertandingan belum selesai. “Saya tidak tahu sejauh mana komentar pelatih timnas. Saya gak bisa mengomentari itu. Tetapi sebenarnya situasi di dalam tim harus tetap dijaga supaya kondusif,” ujarnya. “Situasi di dalam tim harus dijaga tetap kondusif apapun hasilnya. Katakan ada kekurangan-kekurangan, yang kecewa bukan hanya pelatih juga para pemain. Kekurangan itu yang harus diketahui dan diperbaiki,” tambahnya.
Para pemain juga dikabarkan kecewa dengan pernyataan Wim Rijsbergen itu. Dalam akun twiternya (FirmanUtina_15), wakil kapten Firman Utina mengungkapkan kekecewaannya. “
“Sekarang kami bagaikan anak ayam yg di tinggal induknya. Tapi harus di ingat kita adalah 1 tim yg harus 1 dan tidak bercerai berai,” tulis Firman.
“Seharusnya kita cari solusinya sama-sama menir,” lanjut pemain yang di masa kepelatihan Alfred Riedl dipercaya menjadi kapten utama itu. (ali/ko)
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar