HM,,, Anak SMP “Lahap” Tanta Linda


sergapntt.com [Kupang] -> Si Roni baru berumur 14 tahun. Kini ia masih duduk si salah satu sekolah favorit di Kota Kupang. Suatu hari Roni pulang sekolah. Lelah dan lapar bercampur aduk. Pikirannya hanya ingin cepat sampai rumah. Karena dia tahu sang ibu telah menyediakan makanan untuknya. Namun di tengah jalan, Roni bertemu dengan Ny. Linda —sebut saja begitu–. Umurnya sekitar 30 tahunan. Tingginya sekira 170 cm. Bodinya,,, hm,,, bak model bertubuh lebam.
Dalam pertemuann itu, tanpa sengaja mata Roni berpapasan dengan matanya Ny. Linda. Kilatan pandangan tersebut dibalas Ny. Linda dengan senyuman yang menikam kalbu. Begitu mendekat, Si Roni pun spontan menegur, “ Mat Siang Tanta”. Langkah Ny. Linda pun berhenti sembari mambalas sapa, “Mat Siang juga”.  Setelah itu Linda mulai basa-basi. “Ade tinggal Dimana? Ih,,,, Ade ganteng e,,,! Baru pulang sekolah ya,,,!”. Si Roni pun hanya membalas cakap seadanya.   
Keesokan harinya Roni kembali bertemu Linda. Begitupun seterusnya. Tapi,,, tidak setiap hari. Lama-lama akhirnya keduanya jadi akrab. Sauatu hari persis di bulan Agustus 2011, saat pulang sekolah, Roni tiba-tiba didekati Linda.
“Begini Roni,,, tanta sedang butuh bantuan…! apa Roni bisa membantu?”, ujar Linda.
“Oh,,,, bisa tanta. Apa ya,,?”, tanya Roni, polos.
“Begini loh,,,! Tante kan sedang melakukan diet. Tahu sendirikan tubuh tante montok kayak gini. Emang sih,,, kadang-kadang senang juga montok kayak gini. Tapi… pinginnya sih lebih langsing dari ini. Yang jadi masalah untuk melakukan diet, tante butuh sentuhan seorang lelaki”, uangkap Linda, manja.
Hm,,, Roni mulai berpikiran jorok. Jantungnya bak kena sunami. Daranya turun naik. Nadinya mulai mengabarkan isyarat yang tidak normal. “Ah,,, sentuhan kayak apa tanta..?. Waduh.. maaf tante salah, maksudnya apa ya? tanya roni pura-pura bingung.
“Masak lu sonde ngerti sih,,,,”, tanya si Linda lagi.
“Maksudnya sentuhan kayak apa, lebih diperjelas lagi cerita dietnya itu loh,,, maksud saya,” pinta Roni.
“Oh,,,, iya, iya,,,! Jadi,,, ceritanya begini,,,, tante kan punya tubuh montok, jadi ingin sekali tubunya lebih langsing dari ini. Biar kayak zaman waktu tante lagi umur abg. Tapi untuk melakukannya,,, dibutuhkan sentuhan lelaki. Jadi kamu bisa nolong ka sonde, tenang nanti tanta bayar koq,,,”.
Dengan berani, Roni menjawab : kan tadi saat kita bertemu kitakan sudah bersalaman, berarti tanta sudah dapat sentuhan lelaki donk!
AHA,,, BENAR! kata Linda dengan girang.
Setelah itu, Linda memberi selembar uang pecahan Rp. 50 ribu kepada Roni seraya mengatakan, “Terima ini,,,, Sebab,,, Roni berhasil menjawab teka-teki tante”.
Roni yang sudah berpikiran super kotor seperti mukanya yang juga kotor semakin tambah bingung. “Maksudnya,,, apa nih tanta?
“Oh,,, kamu lihat ke arah mobil itu?”, jawab Linda.
Seketika terlihat sejumlah orang keluar dari dalam angkot. Ah,,, ternyata semua itu teman-teman Roni. Mereka berlari kegirangan ke arah Roni dan Linda. Mereke memberi selamat kepada roni yang berhasil melahap pertanyaan yang teramat sulit dari tanta Linda. Yang lain pun tak lupa memberi kecupan persahabatan. Hm,,,, hari itu ternyata Roni berulang tahun yang ke 14. Teman-temannya ingin memberi kejutan. Singkat kata Roni pun digiring ke angkot yang disewa lalu diantar ke rumahnya. Disana mereka menghabiskan waktu dengan makan siang yang disediakan ibunya Roni, setelah itu mereka bercerita, tertawa sembari mendengar lantunan musik dari tape recorder milik ayah si Roni. Menjelang malam, mereka pun bubarrrrrrrrrrrrrrr. (by. chris parera)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.