sergapntt.com [LARANTUKA] -> Pantai Lagaloe. Ah,,,, mungkin pembaca baru dengar nama ini. Iya tidak? Saya juga baru tahu kalau ternyata di ujung timur pulau Flores terdapat pantai yang indah walau kondisinya kurang terawat. Maklum,,,, tak pernah disentuh tangan terampil! Tapi,,, pantai ini menjadi satu-satunya tempat wisata paling yahud bagi warga Kabupaten Flores Timur. Hm,,, apalagi disaat liburan. Manusia membludak memenuhi hamparan yang membentang menghadap Pulau Lembata.
Bagi para pelancong, pantai yang terletak di wilayah Kecamatan Ile Boleng atau tepatnya di bagian selatan Pulau Adonara itu bagaikan kelapa muda dibubuhi es. Segar minta ampun,,! Itu kata temanku Rony (28). Kata dia, kalau nyantai di Lagaloe, uh,,,, rasa penat hilang sekejap. Rasa bosan buyar seketika. Apalagi kalau disampiang ada si dia. Ah dasar Rony bujang kelimpungan. Hehehehe,,,,,! Santai!!! Rony orangnya enjoi.
Dari kejauhan, pantai Lagaloe nampak dihiasi pasir hitam. Sekilas seperti intan. Apalagi terkena matahari atau bulan. Seolah dia ingin menunjukan jati dirinya, “Aku ini biar hitam, biar kecil, biar kurang diperhatikan, tapi aku punya magnet menarik minat”. Hahae,,,,, belagu tuh pantai!
Kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Flores Timur telah menetapkan Lagaloe sebagai salah satu obyek wisata di Flores Timur, selain pantai Ina Burak dan Watotena. Sayang, penetapan Lagaloe itu tidak diikuti dengan kebijakan yang berpihak padanya. Tak ada yang tahu persis, apa alasannya. Banyak yang menduga kalau Pemkab Flores Timur miskin dana, baik APBD maupun APBN. Moga aja begitu! Yang penting jangan miskin semangat and buta mata plus telinga tuli. Ibarat mutiara dilempar ke dalam tahi babi, begitulah kondisi terakhir Lagaloe. Tak terawat sama sekali.
Toh sekilas Lagaloe mirip Kute Bali. Selain indah, pantai ini juga diramaikan dengan lalulintas laut dari Lembata ke Flores Timur, atau sebaliknya. Belum lagi para nelayan yang hilir mudik mencari ikan. Pokoknya,,,, komplitlah!
“Dari letak, luas dan potensi, pantai ini mantap kali. Potensi ini sebenarnya bisa dijadikan sumber PAD. Tapi kenapa,,,,kenapa,,, dibiarkan begini,,,” ujar Rony tiba-tiba nyeletuk yang sedari tadi duduk menghadap laut sembari mengepulkan sebatang rokok merk oke punya.
Setelah puas menikmati indahnya pantai di ujung pulau Flores tersebut, saya dan Rony langsung bergegas menuju penginapan di Desa Adonara. Dalam perjalanan si Rony kembali mengumpat.
“Ini jalan lagi, koq rusak semua. Pemkab buat apa aja neh. Ga ada yang beres neh di Flores Timur. Menangnya, ribut aja, pilkada ribut, udah jadi bupati dan wakil bupati juga ribut terus. Ini nih hasilnya,” tohok si Rony.
Dalam hati saya berkata “Yah,,,, moga2 kedepan, keindahan Lagaloe sama seperti keseharian para pejabat, politisi dan masyarakatnya. Kan asyik,,,,”. (by. chris parera)
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar