sergapntt.com [KUPANG] -> Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si menegaskan, Provinsi NTT yang terdiri dari 1.192 pulau, dipisahkan oleh laut dengan jumlah penduduk kurang lebih 4,8 juta jiwa, rasio tenaga kesehatan (perawat dan bidan) serta guru tidak sebanding dengan kebutuhan ril. “Hal ini memberikan indikasi bahwa Provinsi NTT masih sangat membutuhkan tenaga perawat, bidan dan guru,” ujar Wagub saat meresmikan Laboratorium “Graha Husada” dan Peletakan Batu Pertama Gedung “Graha Utama” 5 lantai dari Yayasan Penyelenggara Pendidikan Tinggi Citra Bina Insan Mandiri, Senin (19/9/11).
Wagub berharap, dengan peresmian gedung ini dapat memberikan motivasi dan semangat guna lebih meningkatkan prestasi secara institusi maupun dalam proses belajar mengajar. Wagub berpesan kepada civitas akademika CHMK dan CBN agar mempergunakan waktu dan peluang selama menjadi mahasiswa untuk menimba ilmu, agar kelak menjadi perawat, bidan dan guru yang handal dan profesional.
“Saya juga minta kepada para dosen agar dengan tulus memberikan pengetahuan yang anda miliki sehingga pada akhirnya akan memberikan makna dan nilai tersendiri bagi kemajuan bangsa dan daerah ini,” ujar Wagub.
Sedangkan bagi pengelola baik Yayasan Bina Insan Mandiri maupun Rektorat STIKes Citra Husada Mandiri serta Rektorat STKIP Citra Bina Mandiri agar dapat memberikan pelayanan yang baik dan optimal kepada mahasiswa, para dosen dan karyawan. “Karena merekalah merupakan pilar-pilar yang mendukung STIKes CHMK dan STKIP CBN ini secara utuh,” kata Wagub.
Di tempat yang sama Ketua Yayasan Citra Bina Insan Mandiri, Ir. Abraham Paul Liyanto melaporkan bangunan Laboratorium “Graha Husada” seluas 1.050m2 dan dibangun di atas lahan seluas 7.100m2 yang terdiri atas lantai 1 laboratorium kebidanan, lantai 2 keperawatan, lantai 3 mikrobiologi (fisika, kimia, dan biologi); dengan luas lantai masing-masing 350m2 yang dilengkapi dengan fasilitas AC, komputer, LCD dan internet. (by. ferry guru)
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar