7 Jawara Festival Film Kearifan Budaya Lokal 2011


sergapntt.com [JAKARTA] – Sebanyak 7 film berhasil memenangkan juara di ajang Festival Film Kearifan Budaya Lokal 2011. Ketujuh film tersebut terdiri dari 6 pemenang dan 1 penghargaan khusus dewan juri.
Film-film asal daerah itu antara lain, LAMPION-LAMPION karya Dwitra Juli Ariana dari Bali, yang menempati juara 1, Baris Cina yang dibuat oleh Dinas Kebudayaan kota Denpasar yang menempati juara dua. Disusul dengan juara 3 yang dimenangkan filmWAYANG KAMPUNG SEBELAH asal Surakarta.
Sementara itu, 3 film lainnya berhasil mendapatkan juara harapan. Antara lain BIDADARI TURUN BUMI karya Andy Prasetyo asal Tegal meraih juara harapan 1, kemudian ada filmMENJEJOK SMONG di Simeulue karya Onny Kresnawan, Medan yang mendapatkan juara harapan 2. Dilanjutkan dengan juara harapan 3 yang diraih oleh film LENGGER SANTIkarya Bowo Leksono asal Purbalingga.
Film yang berhasil mendapatkan penghargaan khusus dewan juri adalah film Pepadu dari Lombok yang dibuat oleh Kepala Bapedda provinsi NTB.
Penyerahan piala sendiri diberikan kepada setiap pemenang oleh Direktur Perfilman Depbudpar Drs Syamsul Lussa MA di lantai 2 Gedung Film, Jl MT Haryono, Jakarta Selatan, Jumat (30/9/11).
Tujuh film yang berhasil meraih penghargaan ini berhasil menyingkirkan 106 judul film peserta.
“Ini jumlah yang cukup banyak apalagi untuk sebuah festival dengan tema yang khusus kearifan lokal. Festival film dokumenter yang umum saja yang apa bisa masuk itu jumlah segitu saja belum tentu bisa tercapai,” ujar Drs Syamsul Lussa MA.
“Tetapi potensi Indonesia ini jauh lebih dari itu dengan 400 sekian judul film dan sebagainya dari parameter jumlah kepesertaan itu sudah jumlah yang besar dan itu yang pertama,” tambahnya. (by. kpl/adt/faj)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.