sergapntt.com [KUPANG] – Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si mengatakan, Provinsi NTT membutuhkan lembaga pendidikan mulai dari Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi yang peduli terhadap lingkungan hidup. ”Apalagi sekarang ada pemanasan global. Kita butuh sekolah-sekolah yang peduli terhadap lingkungan hidup,” kata Wagub saat bertatap muka dengan tim Kementerian Pendidikan Nasional RI yang dipimpin Rudy Yohanes di ruang kerja Wagub, Selasa (11/10).
Menurut Wagub, salah satu sekolah yang peduli terhadap lingkungan hidup yakni SMA Negeri 4 Kupang. ”Silakan datang dan lihat sendiri keberadaan SMA Negeri 4. Sekolah tersebut sangat strategis tempatnya. Karena berada di tengah-tengah lembaga pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi khususnya dekat dengan Undana yang Pola Ilmiah Pokok (PIP) adalah pertanian lahan kering,” jelas Wagub dan mengaku prihatin karena pola usaha tani masyarakat di NTT yang masih tebas dan bakar. ”Pola seperti ini yang saya pikir belum ramah lingkungan,” kata Wagub.
Sementara itu Rudy Yohanes mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah raga (PPO) Provinsi NTT bahwa SMA Negeri 4 Kupang yang terpilih sebagai nominator sekolah peduli lingkungan. ”Kami datang untuk lakukan verifikasi. Apakah benar SMA Negeri 4 Kupang adalah benar-benar sekolah yang peduli lingkungan,” kata dia, memberi alasan.
Menurut dia, jika SMA Negeri 4 Kupang terpilih sebagai sekolah yang peduli lingkungan, pihaknya akan mengusulkan agar sekolah-sekolah lain dapat belajar dan mengambil contoh dari SMA Negeri 4 Kupang. ”Kalau SMA Negeri 4 terpilih sebagai sekolah peduli lingkungan kan bagus. Nanti sekolah-sekolah lain bisa datang belajar di SMA Negeri 4. Karena NTT dikenal sebagai daerah yang kering tetapi masih ada sekolah yang peduli dengan lingkungan seperti SMA Negeri 4 Kupang kan luar biasa,” puji Yohanes.
Ikut hadir dalam acara tatap muka bersama Wagub, Kadis PPO Provinsi NTT, Drs. Klemens Meba, MM. Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Provinsi NTT, Drs. Benyamin Lola, Kabid Bappeda NTT, Drs. Ady Mandala, M.Si, Kabag Kesehatan Biro Kesra Setda NTT, Dra. Neldy Pandie dan sejumlah pejabat lainnya. (by. ferry guru)
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar