Kaum Perempuan Juga Berisiko Terkena Serangan Jantung !


sergapntt.com [KUPANG] – Pengaruh gaya hidup dan berbagai jenis penyakit seperti hipertensi, diabetes dan obesitas berdampak terhadap risiko terkena penyakit serangan jantung. ”Bahkan saat ini kaum perempuan pun berisiko terkena serangan jantung,” kata dokter Leonora Tiluata, S.PJ saat sosialisasi dampak penyakit serangan jantung dan cara mengatasinya di rumah jabatan Wakil Gubernur NTT di Kupang, Selasa malam.
Kegiatan sosialisasi ini dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Jantung Sehat Indonesia ke 30 dan diikuti puluhan penderita penyakit jantung, Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si, Wakil Walikota Kupang, Drs. Daniel Hurek dan Kepala PT Askes Cabang Kupang, Drs. Frans Parera, MM.
Menurut dokter Leonora, kalau pada masa lalu memang pengidap penyakit serangan jantung didominasi kaum lelaki. Tetapi kata dia, saat ini justru kaum perempuan pun rentan terhadap penyakit ini. ”Sekarang kaum perempuan juga punya potensi terkena serangan jantung. Siapa bilang perempuan tidak merokok ?” ujar dokter Leonora, balik bertanya.
Karena itu, dia menyarankan kepada para perokok untuk segera berhenti merokok. ”Kalau perokok segera berhenti total. Tidak ada cerita. Kalau minum alkohol seperti wine murni dengan 30 cc boleh tetapi kalau sudah sampai 2 botol tidak boleh. Itu pasti kena serangan jantung,” katanya.
Lalu bagaimana cara mencegahnya ? dokter Leonora menganjurkan agar berolah raga secara teratur. ”Pilih olah raga yang paling anda sukai. Lakukan olah raga yang dinamis untuk kesegaran jantung,” tandasnya seraya mengingatkan agar para pasien penyakit jantung untuk ”jamu” alias jaga mulut.
Jika anda terkena tanda-tanda serangan jantung, lanjut dokter Leonara, pastikan dulu keluhannya. ”Jika merasa yakin segera panggil dokter. Nah untuk menenangkan pasien yang terindentifikasi penyakit jantung, kami akan berikan aspirin untuk dikunyah,” jelas dia sembari mengatakan, ”Sebaiknya dicegah dengan modifikasi gaya hidup.” (by. ferry guru)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.