Maknai Semangat Sumpah Pemuda !


sergapntt.com [KUPANG] – Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya meminta kepada segenap komponen masyarakat untuk merefleksikan tentang tekad para pemuda untuk mewujudkan satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa. “Jangan sampai memperingati Hari Sumpah Pemuda ini hanya rutinitas, sehingga kehilangan makna. Kita harus memaknai kembali sesuai dengan semangat sekarang tanpa kehilangan nilai-nilai dari Sumpah Pemuda itu sendiri,” tegas Menteri Negara Pemuda dan Olahraga RI, Andy Malarangeng  melalui Lebu Raya pada peingatan Hari Sumpah Pemuda ke 83 di alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jumat (28/10/11).
Tema Sumpah Pemuda ke 83 ini adalah “Bangun Pemuda Indonesia Yang Berjiwa Wirausaha, Berdaya Saing dan Peduli Sesama”. Tema ini kata Gubernur mengandung pesan bahwa langkah menuju Indonesia yang berdaya saing dan bermartabat sangat bergantung pada karakter pemuda yang kokoh serta mengedepankan akhlak mulia di atas semangat persatuan dan kesatuan Indonesia.
“Karakter yang kokoh ini bercirikan semangat patriotik, jiwa nasionalis, jati diri yang mengakar, berwawasan luas, kecerdasan yang mencerahkan, kepedulian yang merekatkan, serta keteguhan untuk bersatu yang semuanya dinaungi oleh nilai-nilai Pancasila dalan bingkai NKRI,” ujar Lebu Raya.
Bangsa ini, sebut Lebu Raya, harus mempersiapkan para pemuda Indonesia di segala bidang, di setiap pelosok Indonesia, untuk bisa bersaing dan memenangkan persaingan tanpa kehilangan akar budayanya. “Untuk itu, pemuda Indonesia harus mengusai tiga bahasa yakni bahasa persatuan, bahasa Indonesia, satu bahasa internasional dan paling tidak satu bahasa daerah,” ucapnya.
Pada bagian lain, Gubernur juga mengingatkan pengembangan kegiatan kesukarelawanan (volunterism) adalah sesuatu yang sangat strategis untuk diberdayakan secara terus menerus. Berbagai macam kegiatan lanjut Gubernur, harus dikembangkan di setiap komunitas, kota, kabupaten dan di setiap kesempatan. “Pemerintah bersama masyarakat dan berbagai kelompok masyarakat perlu mengambil peran aktif dalam menciptakan peluang, kesempatan bagi para pemuda untuk menunjukkan kepeduliannya,” pintanya.
Menurut Lebu Raya, peran dan partisipasi pemuda dalam pembangunan nasional merupakan hal yang nyata. Dengan berbagai potensi, bakat, kemampuan dan keterampilan sekaligus dengan semangat dan idealisme yang kental, keterlibatan dan peran serta pemuda dalam pembangunan nasional senantiasa memberikan warna yang khas bagi pertumbuhan dan kemajuan bangsa.
“Untuk itulah keberadaan, kiprah dan masa depan pemuda harua memperoleh kepastian garansi atau jaminan dari negara,” kata Lebu Raya seraya menambahkan, “Kompleksitas persoalan yang dihadapi pemuda Indonesia mengharuskan seluruh komponen bangsa secara bersama-sama memberikan solusi untuk mengatasi dan mengentaskan pemuda dari segala macam masalah yang dihadapinya menuju kejayaan bangsa di masa depan. (by. ferru guru)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.