sergapntt.com [TEL ALVI] – Zionis-Yahudi merupakan kaum yang banyak mendapat pengakuan dunia, antara lain: Kaum Yahudi adalah bangsa pilihan Tuhan, kaum Yahudi adalah bangsa yang cerdas, serta MOSSAD dan Israeli Defense Force (IDF) merupakan dinas rahasia dan tentara terhebat di dunia.
Menurut sejarah, Palestina adalah tanah Israel yang diklaim bangsa arab. Karena itu tidak ada salahnya Israel merebutnya kembali. Dengan peralatan canggihnya Israel terus menggempur Hamas, sebuah kelompok teroris yang bermukim di Palestina.
Kehebatan Israel itu diakui juga oleh militer Indonesia. Sejumlah perwira menengah dan atas dikirim ke Israel untuk belajar tentang kehebatan Israel. Bahkan beberapa tahun lalu Indonesia membeli peralatan militer dari Israel. Salah satu senjata api yang jadi dibeli TNI adalah sejenis Assault Rifle (Senjata Serbu) bernama Galil-Galatz/99R yang telah dimodifikasi menjadi senjata sniper dengan tambahan teropong dan dudukan di depan magasinnya. Senjata dengan kaliber 7, 62 mm ini oleh IMI dipromosikan sebagai senjata andalan IDF dan termasuk senjata sniper multi target, bisa menembak personel maupun anti-material.
Kehebatan peralatan militer Israel lainnya adalah Tank Merkava yang dikenal sebagai tank serbu yang sangat lincah, dahsyat daya hantamnya, dan kuat lapisan bajanya.
Seorang komandan senior Israel, Mayor Jenderal Yair Golan, menyatakan bahwa Israel sedang melakukan persiapan skenario “habis-habisan” untuk suatu perang simultan yang meliputi beberapa front, termasuk Iran, Suriah, dan Libanon.
Iran telah lama mempersenjatai Hezbollah dan kelompok-kelompok Palestina melalui Suriah. Intelejen Tel Aviv juga menemukan Teheran sedang mengembangkan persenjataan nuklir, yang juga telah diakui tim inspeksi IAEA PBB.
Pada konferensi yang diselenggarakan di Tel Aviv, Golan juga mengkonfirmasi kemungkinan Israel melakukan konfrontasi militer baru melawan Hamas di Jalur Gaza. Pernyataan Golan timbul setelah setelah adanya laporan yang menyatakan bahwa Perdana Menteri Israel yang baru, Benjamin Netanyahu, memiliki rencana untuk melakukan ” konflik militer lebih besar” pada bulan-bulan mendatang.
Komandan Israel tersebut juga mengungkapkan bahwa Tel Aviv akan memasang sistem peringatan baru di Israel dalam persiapan menyambut rencana perang Israel.
By. CHE
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.




Tinggalkan komentar