Marak, ABG Surabaya Dilacurkan Ke Kupang


sergapntt.com [KUPANG] – Kupang rupanya sedang menjadi target operasi bagi para pebisnis esek-esek. Maklum keuntungan yang didapat dari usah ini terbilang menggiurkan. Bahkan melampau bunga bank. Itu sebabnya, sebagian orang  menjadikan usah ini sebagai mata pencarian utama. Misalnya saja, Erly (61), Yolanda (20), dan Elvi Rosita (43), ketiganya warga Jl Demak Surabaya.
Baru-baru ini, Anggota Unit PPA Polrestabes Surabaya mengamankan dua remaja yang dilacurkan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dua remaja itu sebut saja Yuli (14) dan Viki (16). Mereka diselamatkan di sebuah tempat karaoke esek-esek di Kupang.
Polisi pun menetapkan tiga tersangka dalam kasus human trafficking ini. Mereka adalah Erly (61), Yolanda (20), dan Elvi Rosita (43).
“Pemilik tempat karaoke atas nama Made Rangga, masih dalam buruan kami,” tegas Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Indarto.
Perjalanan Yuli dan Viki sampai ke Kupang tidak lain karena jebakan Erly, Yolanda dan Elvi Rosita.
Awalnya, mereka meminta dicarikan pekerjaan ke Erly. Nenek 61 tahun itu pun menawari mereka bekerja sebagai pelayan resto di Kupang.
“Sebelumnya Erly menelpon Elvi Rosita apakah mau menerima anak-anak di bawah umur. Setelah mau, Elvy menawarkannya ke kedua korban dengan kedok kerja sebagai pelayan cafe,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Indarto didampingi Kanit PPA AKP Suratmi.
Dengan bujuk rayu upah bulanan yang tinggi, keduanya pun menerima tawaran itu. Hanya saja, saat tahu akan diberangkatkan ke Kupang, keduanya sempat ragu.
Namun, tersangka Yolanda yang sudah mengantar mereka ke Bandara Juanda mengancam.
Yolanda meminta keduanya mengganti semua biaya yang sudah dikeluarkan, termasuk biaya tiket Rp 1 juta.
“Korban ini dijebak dan dijerat sehingga tidak bisa melawan atau menolak saat diberangkatkan ke NTT,” tegas Indarto.
Di Kupang, karena ‘barang’ baru, tarif keduanya dipatok Rp 250 per jam. Tersangka Elvi Rosita mengelak dikatakan melacurkan kedua remaja ini. Dia berdalih hanya membantu keduanya mencari kerja.
“Kebetulan di NTT ada, dan saya menawarkan ke mereka. Toh mereka mau kok,” dalihnya.
Sementara itu, di sejumlah hotel plus-plus di Kupang tidak sulit menemukan para ABG asal Surabaya. Bahkan jumlahnya makin banyak akhir-akhir ini. Hm,,, para pemburu wanita di Kupang rupanya sedang kesengsem sama ABG asal Surabaya. Apakah ini yang melatari maraknya pengiriman ABG dari Surabaya? Polisi sedang menelusurinya!    
By. SRY/CHE

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.