KNPI Gelar Sarasehan Nilai-nilai Kepahlawanan


sergapntt.com [KALABAHI] – DPD KNPI Kabupaten Alor kembali mengelar acara dalam rangka peringatan hari Pahlawan. Kegiatan berlangsung di aula hotel Pelangi Indah, Sabtu (26/11).
Kegiatan mengambil tema, “Internalisasi Nilai-nilai Kepahlawanan Dalam Memperkuat Karakter Bangsa Menghadapi Tantangan Global Pada Era Milenium”.
Ketua DPD KNPI Alor, Mesak A Malailak mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud penghargaan terhadap momentum kepahlawanan, 10 November 2011. Mesak mengajak generasi muda di NTT khususnya di Kabupaten Alor untuk kembali mengingat nilai-nilai kepahlawanan yang saat ini terlihat mulai pudar. Keprihatinan tersebutlah yang mendasari kegiatan sarasehan KNPI Alor.
Sementara, Plt Sekda Alor, Okto Lasiko mengatakan, kegiatan sarasehan yang digagas KNPI sangat tepat, mengingat saat ini nilai-nilai kepahlawanan generasi muda mulai luntur. Pemerintah berharap, generasi sekarang kembali meneladani semangat para pahlawan. Apa yang dilakukan pemuda sekarang ini yakni untuk meneruskan tongkat estafet pembangunan.
Okto meminta kepada pengurus KNPI agar kegiatan itu kedepan sudah bisa dilakukan sampai pada tingkat kecamatan. Sehingga, masyarakat di tingkat kecamatan juga nilai-nilai kepahlawan dapat diteruskan sampai ke anak cucu.
Tiga narasumber membawakan materi antaranya, Kilyon Mel Maisal dari Badan Kesbang Pol dan Linmas Kabupaten Alor membawakan materi mengenai Membangun Spirit Integritas Politik Yang Berciri Kemanusiaan Dalam Mengantisipasi Problematika Disitegrasi Bangsa.
Sedangkan, Mayor Inf S Sihotang dari Kodim 1622 Alor membawakan materi Strategi Pertahanan dan Keamanan Dalam Memberikan Daya Dukung Penguatan Patriotisme Kebangsaan. Sementara, Pdt Yakobus Polamau dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Alor membawakan materi Implementasi Nilai-nilai Religiusitas Sebagai Fondasi Dalam Menjaga Keutuhan Bangsa.
Materi yang dibawakan tiga narasumber mendapat berbagai tanggapan dari peserta diantaranya dari mantan Sekda Alor, Yulius Mantaon. Yulius mempertanyakan sikap FKUB terkait dengan berbagai kejadian SARA di Indonesia serta meminta TNI memaksimalkan perannya dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Alor.
Sementara, Dematius Mautuka dari unsur pemuda mempertanyakan peran Kesbang Linmas dan FKUB terkait dengan sering terjadinya tawuran akibat minuman keras di Kabupaten Alor.
Sementara sorotan tajam dari Yehuda Lanlu, wakil organisasi masyarakat mempertanyakan peran TNI dalam mempertahankan kedaulatan negara terutama wilayah laut memang sering dilakukan hanya belum secara maksimal dilakukan akibat keterbatasan.
Menjawab pertanyaan tersebut, Mayor S Sihotang menyatakan, TNI akan melakukan semaksimal mungkin dalam menjaga kedaulatan wilayah NKRI, namun karena keterbatasan fasilitas dalam hal ini Alusista, TNI masih belum maksimal dalam menjaga batas-batas negara terutama batas laut.
Sementara, Yakobus Pulamau menyatakan, FKUB belum dapat berperan secara maksimal karena belum memiliki dasar untuk melakukan kegiatan, sehingga meminta kepada Kesbang Linmas berberan aktif menyelesaikan berbagai masalah sosial yang sering terjadi di Alor.
By. EPS

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.