Air Panas So’a, Tujuan Wisata Kesehatan


Sumber Air Panas So’a

sergapntt.com [NGADA] – Gempa bumi, sumber air panas, gas beracun dan berbagai bahan mineral, banyak terdapat di daerah vulkanis, seperti di Desa Mengeruda, Kecamatan So’a, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur  atau di pulau-pulau lain di dunia yang dilalui deretan gunung berapi (Mediterania). Itu sebabnya, di Ngada terdapat Sumber Air Panas yang keluar dari perut bumi berkapasitas besar (± 5000 liter per detik) dan kini telah menjadi tujuan wisata kesehatan bagi masyarakat sekitar dan wisatawan asing.
Air Panas So’a merupakan salah satu daerah tujuan wisata minat khusus yang dimiliki Kabupaten Ngada. Tempat ini paling cocok untuk wisata kesehatan ( health tourism) yang dipadukan dengan daya tarik wisata alam atau ekowisata.
Kebanyakan pengunjung telah mengakui keindahan dan khasiat air panas So’a yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit, seperti rematik, struk, gatal-gatal, dan beberapa penyakit lainnya. Tak heran bila setiap hari pengunjung terus berdatangan untuk membuktikan khasiatnya. Selain bisa menyembuhkan penyakit, air panas So’a juga dipercaya bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah, memulihkan kebugaran tubuh, meningkatkan vitalitas tubuh, memelihara kesegaran sendi–sendi dan otot, menghilangkan capek-capek, dan membuat awet muda.
Selain sebagai wisata kesehatan karena khasiatnya, pemandian itu juga memiliki daya tarik wisata alam (ekowisata). Suasana alam pedesaan yang masih alami dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berasal dari kota.
Add caption
Para wisatawan bisa melakukan kegiatan menjelajah ( tracking ) maupun berkemah (camping ) di hutan sekitar lokasi pemandian.
Secara geografis, pemandian Air Panas So’a terletak sekitar 17 km di sebelah timur Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada. Jarak tersebut bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun dengan angkutan umum. Dari Bajawa dapat ditempuh dengan angkutan pedesaan dengan rute Bajawa – So’a.
Sarana dan prasarana pendukung pariwisata yang tersedia di Pemandian Air Panas So’a cukup memadai. Fasilitas-fasilitas umum yang sudah tersedia di objek wisata ini antara lain WC umum, kamar mandi, ruang ganti, jalan setapak, warung makan, kafe, restoran, tempat penginapan, tempat parkir, kolam renang, hutan wisata dan ruang informasi.
Bagi yang ingin menginap, semalam dikenakan biaya Rp. 65 ribu per orang. Sementara harga tiket masuk ke tempat pemandian dibagi dalam dua kelas, yakni untuk wisatawan manca negara Rp. 2.500 per orang dan wisatawan lokal Rp. 1000 per orang. 
Kondisi prasarana jalan menuju ke ODTW Pemandian Air Panas So’a cukup baik berupa jalan aspal selebar ± 4 meter. Lokasi objek wisata ini dapat dicapai melalui empat jalur yang berbeda.
Penduduk setempat sudah merasakan bahwa penyakit gatal-gatal, capek setelah bekerja berat dapat segera sembuh dan segar kembali usai mandi dengan air panas.
Melalui penyelidikan ilmiah diketahui pula bahwa panasnya air dan zat belerang (sulfur) yang terkandung di dalamnya diduga berasal dari sentuhan magma (panas bumi) yang menyentuh sumber air tanah yang sangat dalam dan sampai terasa di permukaan yang kemudian dikenal dengan sebutan sumber air panas. Panasnya air So’a tepat pada sumbernya sekitar 44 0 C, dan setelah sampai permukaan di kolam mandi menjadi  ± 36 0 C, sesuai dengan suhu badan manusia, sehingga akan terasa enak dan nyaman untuk mandi.
Kira-kira 1 KM dari tempat pemandian terdapat sebuah bandar udara (bandara) yang rutin disinggahi pesawat Merpati Air Lines dan Trans Nusa Air Lines. Pesawat-pesawat tersebut tiap hari melayani rute So’a – Kupang pulang pergi (PP). Selain via pesawat, pengunjung dari luar Pulau Flores bisa menggunakan kapal feri atau kapal perintis yang menyinggahi pelabuhan laut Ende dan Aimere.
Anda ingin berkunjung? Tunggu apa lagi!!!  
by. chris parera

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.