sergapntt.com [KUPANG] – Gerakan Penanaman Satu Miliar Pohon merupakan salah satu program perbaikan lingkungan hidup menjadi lebih baik bertujuan untuk mencegah terjadinya banjir, erosi dan longsor serta mendukung pembangunan ketahanan pengan, energi dan ketersediaan air untuk kesejahteraan masyarakat.
Selain Pohon yang di tanam untuk mengendalikan longsor dan banjir, juga dapat menyediakan sumber air bersih di musim kemarau, dengan gerakan konservasi tanah dan air melalui pembuatan embung, cekdam, sumur resapan.
Hal ini penting agar air dari hujan dan limbah dapat meresap ke bumi, sehingga tidak mengalir deras ke permukaan yang seringkali menyebabkan banjir, erosi dan tanah longsor.
Hal ini disampaikan Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si, pada Upacara Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) Tingkat Provinsi NTT Dalam Rangka Penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2011, di Fatukoa, Senin (28/11).
Lebih lanjut Menteri Kehutanan mengatakan penanaman pohon disertai konservasi tanah, dan air sebagai sinergitas pengelolaan air vertikal akan memberikan kesejateraan bagi masyarakat. Karena tanah yang subur, dan air yang berkecukupan tidak saja baik untuk pertumbuhan pohon, tetapi juga untuk ketahanan pangan dan ketersediaan air.
Menteri Kehutanan berharap keikutsertaansertaan semua pihak dalam mendukung gerakan penanaman satu milyar pohon ini merupakan wujud kebersamaan pemerintah dengan masyarakat yang perlu perlu terus di bina dan kembangkan, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya lingkungan hidup yang baik.
By. FERRY GURU
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar