Realisasi PAD 55 Persen


sergapntt.com [ATAMBUA] – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Belu hingga, Senin (28/11/11) baru mencapai 55 persen atau hanya Rp 29 miliar dari total PAD yang ditargetkan pemerintah dan DPRD Belu sebesar Rp 52,3 miliar.
“PAD kita baru mencapai 55 persen atau Rp 29 miliar dari total Rp 52,3 miliar,” kata Kadis Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten Belu, Jantje Taek ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (29/11/11).
Dijelaskan, tahun 2011 total penerimaan asli daerah ditetapkan sebanyak Rp 52,3 miliar, dengan melihat potensi-potensi yang ada, seperti galian mineral bukan logam atau bahan galian golongan C, tambang mangaan dan beberapa potensi lainnya.
Akan tetapi dalam perjalanan, potensi-potensi dimaksud agak terhambat dalam memberikan kontribusi PAD. Sebab, banyak yang belum bayar juga puluhan ribu ton mangan tidak bisa diangkut keluar Kabupaten Belu. Terhambatnya pemanfaatan potensi untuk mendongkrak PAD menyebabkan realisasi PAD baru mencapai Rp 29 miliar atau 55 persen.
Dia berharap, hingga akhir tahun ini realisasi meningkat dan berdasarkan kesepakatan dan perhitungan penerimaan atau pendapatan daerah pada dinas-dinas teknis pengelola PAD bisa mencapai Rp 45 miliar. “Kami berharap pada akhir tahun realisasi penerima bisa mencapai Rp 45 miliar. Semua karena ada tagihan bahan galian golongan C yang belum tertagih dan juga stok mangan dengan jumlah 20.000 hingga 30.000 ton belum dikeluarkan dari Kabupaten Belu,” urainya.
Jantje mengaku, PAD tahun 2011 sulit terealisasi semuanya akibat berbagai faktor penghambat misalnya tambang mangan yang sebenarnya dijadikan sumber penerimaan terbesar di Kabupaten Belu. “Realisasi PAD tidak mungkin tercapai 100 persen, sebab banyak penyebabnya,” ujar mantan Kabag Keuangan Setda Belu itu.
Ditanya tentang target penerimaan PAD tahun 2012, sekretaris tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Kabupaten Belu itu menyebutkan, pihaknya menargetkan nilai PAD tahun 2012 yang akan ditetapkan bersama DPRD Belu turun dengan total penerimaan sebesar Rp 38,6 miliar. “Target penerimaan PAD tahun 2012 akan turun dengan nilai PAD sebesar Rp 38,6 miliar,” bilangnya.
Dikatakan, penurunan target karena ada beberapa pertimbangan rasional yang diambil pemerintah dengan belajar dari penerimaan PAD tahun anggaran 2011.
By. BEL

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.