HIV/AIDS Makin Tinggi di Belu


sergapntt.com [ATAMBUA] – Tingkat penularan HIV/AIDS makin tinggi di Kabupaten Belu. Tercacat, hingga saat ini jumlah penderita mencapai 572 penderita yang tersebar di Kabupaten Belu. Penyebaran ini telah menjadi perhatian maupun semua komponen masyarakat untuk menekan penambahan jumlah penderita.
Demikian dikatakan Wakil Bupati Belu, Taolin Ludovikus ketika membuka workshop yang dilaksanakan Lap Timoris yang didukung KPAD Kabupaten Belu, Selasa (29/11/11).
Dikatakan, jumlah penderita pastinya lebih dari yang terdata saat ini, sebab masih banyak yang belum terdeteksi di masyarakat. Dia menyebutkan, yang terdeteksi saat ini berkat kerja sama semua pihak, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Belu.
Dia menyebutkan, untuk mengatasi semua, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan hubungan seks bebas, maupun narkoba.
Kedepan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk mengatasi penyebaran HIV/AIDS.
Sementara itu, Direktur Lap Timoris, Hipolitus Mawar dalam laporannya mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan tersebut karena merasa terpanggil dengan kondisi terkini soal HIV/AIDS yang sangat banyak di Kabupaten Belu. “Kami prihatin dengan kondisi di Belu soal HIV/AIDS yang makin banyak terjadi dengan penderita yang banyak. Diharapkan dengan kegiatan ini, ada pencerahan kepada masyarakat soal bahaya penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Belu yang saat ini menjadi gunung es,” katanya.
Workshop yang dimoderatori Veronika Ata menghadirkan dua pemateri masing-masing Andre dan pembicara dari Yayasan Tanpa Batas, Denimars Sailana.
Andre dalam materinya mengatakan, HIV/AIDS terjadi karena adanya hubungan seks bebas, pemakaian narkoba dan transfusi darah. HIV/AIDS menyerang kekebalan tubuh manusia, sehingga mudah terserang penyakit apapun.
Denimar Sailana dalam materinya menyebutkan, HIV/AIDS telah menjadi masalah global yang perlu ditangani. Salah satunya Kabupaten Belu yang makin tinggi setiap tahun. HIV/AIDS merupakan gunung es yang perlu ditangani secepatnya. Belu rentan dengan penyebaran HIV/AIDS karena berbatasan dengan Timor Leste.
Dia mengatakan, hendaknya masyarakat sadar akan bahaya penyebaran HIV/AIDS, sebab penyakit itu mematikan.
By. BEL

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.