sergapntt.com [BA’A] – Dalam rangka pelaksanaan standar isi dan standar kompetensi lulusan pada tingkat SMP, maka SMP Negeri 3 Rote Barat Daya sebagai salah satu SMP dari empat SMP yang mendapat bantuan dana bimtek dari provinsi, melakukan workshop bimtek KTSP selama tiga hari yang berlangsung sejak 1-3 Desember 2011.
Hal ini dikatakan kepala SMP Negeri 3 Rote Barat Daya, Paulus Nggadas disela-sela workshop di SMP N 3 Oelasin, Jumat (2/12).
Menurutnya, kegiatan worskhop dilakukan agar para guru dapat mereview kembali perangkap pembelajaran yang ada sehingga bisa masuk unsur-unsur pembinaan karakter. “Kita tahu bahwa anak-anak disini karakternya berbeda dengan karakter anak lain. Sehingga dengan adanya pembinaan karakter ini, anak-anak bisa berubah. Bukan saja faktor intelektual yang berubah, tetapi sikap, perilaku dan tingkah laku bisa berubah,” kata Paulus.
Dikatakan, walau dana bantuan sangat minim, namun bagaimana dari sedikit dana itu dapat dimanfaatkan dengan baik dan apabila laporan hasil dari kegiatan adalah positif dalam artian bahwa mampu memberikan pemahaman dan pengetahuan yang lebih mendalam kepada para guru, maka dirinya yakin kelak mutu pendidikan akan semakin bagus.
Sementara, Kabid Pendidikan dan Pengajaran Dinas PPO Kabupaten Rote Ndao, Jhon Pandie mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik kegiatan warkshop yang dilakukan SMP Negeri 3 Oelasin karena selama ini dana bantuan seperti itu ke sekolah-sekolah kebanyakan hanya membuat laporan pertanggung jawaban, sementara kegiatan tidak dilakukan.
“Kami dari dinas menyambut baik kegiatan itu, karena selama ini sekolah-sekolah yang mendapat dana bantuan tapi tidak melakukan kegiatan. Hanya membuat laporan pertanggungjawaban dan selesai. Namun kepala sekolah disini mampu membuat kegiatan ini dan saya pikir ini sangat luar biasa,” tandas Jhon.
Kegiatan diikuti 14 guru SMP Negeri 3 Oelasin termasuk tenaga honor dan mahasiswa PPL Unstar sebanyak enam orang. Bertindak sebagai narasumber kepala SMP Satap Batulai Kecamatan Lobalain, Elsijon Thine dengan materi, pengembangan media pembelajaran, menyusun dokumen II KTSP dan mengembangkan bahan ajar.
Sedangkan kepala SMP Negeri 3 Oelasin, Paulus Nggadas membawakan materi, delapan standar nasional pendidikan, integrasi pendidikan karakter kedalam mata pelajaran, pembelajaran aktif (pakem), penilaian pendidikan dan pembelajaran IPA terpadu dan IPS terpadu.
By. RN
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar