Ijazah Calon Kades Dirun Diduga Aspal


sergapntt.com [ATAMBUA] – Ijazah calon kepala Desa (Kades) Dirun Kecamatan Lamaknen, Agustinus Bere diduga aspal alias asli tapi palsu. Pasalnya, pada bagian depan surat tanda tamat belajar (STTB) tidak ditandatangani kepala sekolah dan tidak dicap. Sementara pada bagian belakang STTB dicap dan ditandatangani oleh kepala sekolah SMPK St Yosef Weluli, MM Soi.
Demikian surat pernyataan tidak puas terhadap penetapan calon Kades Dirun kepada Bupati Belu yang ditandatangi Benediktus Loe dan tembusannya diterima sergapntt.com, Selasa (15/11) lalu.
Dituliskan, ijazah milik calon Kades Dirun, Agustinus Bere perlu diteliti ulang keaslian dan keabsahannya. Sebab, terdapat beberapa hal yang tidak lazim dalam sebuah ijazah, di mana  pada bagian depan STTB keluaran tahun 1972 itu tidak terdapat tandatangan dan cap kepala sekolah.
Disamping itu, diduga ada foto yang dicabut dari ijazah tersebut oleh yang bersangkutan. Dikemukakan, dalam pengajuan administrasi pencalonan ada dua jenis foto copy ijazah yang diajukan. Pada satu lembar foto copy ijazah tidak ada pas foto dari yang bersangkutan dan pada satu lembar foto copy ijazah lainnya ada pas foto, akan tetapi pas foto itu merupakan foto dari anaknya.
Benediktus Loe dalam surat itu menguraikan, saat dilakukan klarifikasi ijazah milik Agustinus Bere oleh panitia bersama camat Lamaknen, Kapolsek Lamaknen, BPD dan para calon kades, 20 Oktober 2011 lalu, barulah diketahui kalau ijazah milik calon kades itu diduga kuat aspal atau asli tapi palsu.
Herannya, pada saat dilakukan klarifikasi, Camat Lamaknen, Ulu Kornelis yang juga penjabat Kades Dirun malah memberikan dukungan kepada Agustinus Bere dengan tidak memberikan petunjuk atas ijazah yang diduga aspal.
Camat diduga mengintervensi dan mengatakan bahwa ijazah yang bersangkutan (Agustinus Bere) sah. “Hal itu aneh tapi nyata,” tulis Benediktus Loe.
Dia menambahkan, pihaknya menilai Camat Lamaknen dan BPD Dirun bekerja tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Perda, karena mereka memiliki kepentingan terhadap calon kades tertentu.
Dia berharap kepada bupati agar menurunkan tim terpadu guna melakukan klarifikasi secara menyeluruh terkait proses pemilihan Kades Dirun.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Camat Lamaknen, Ulu Kornelis yang juga penjabat Kades Dirun yang hendak dikonfirmasi sergapntt.com baik melalui telepon maupun pesan singkat tidak memberikan komentarnya terkait dugaan ijazah palsu maupun sikapnya mendukung calon tertentu dalam pilkades Dirun.
By. OK

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.