sergapntt.com [MENIA] – Kapolres Kupang, AKBP Muhammad Slamet didampingi Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome, Senin (5/12/11) melakukan survei lokasi pembangunan kantor Polres Sabu Raijua di Desa Jiwuwu Kecamatan Sabu Tengah.
Kapolres Kupang wartawan dia menjelaskan, kehadirannya di Sabu Raijua selain memberikan arahan kepada personil polisi yang bertugas di Sabu Raijua, juga untuk melihat secara dekat Sabu Raijua yang berada dibawah wilayah keamanan Polres Kupang.
Agenda lain yang tidak kalah penting katanya adalah untuk melakukan survei lokasi pembangunan kantor Polres Sabu Raijua yang nanti akan berdiri sendiri. “Saya juga ke sini adalah atas undangan bapak bupati untuk melihat langsung lokasi yang telah disiapkan oleh masyarakat dan pemerintah ditempat ini,” ujarnya.
Untuk itu, pihaknya sangat berterima kasih serta memberi apresiasi kepada masyarakat dan Pemerintah Sabu Raijua yang telah dengan senang hati menyiapkan lokasi untuk pembangunan kantor Polres Sabu Raijua.
“Tentu saja institusi Polri tidak bisa melakukan pembangunan yang bersifat fisik apabila dari masyarakat dan pemerintah daerah tidak berpartisipasi menyiapkan lahannya dalam hal pembangunan kepolisian,” jelasnya.
Ia mengatakan, dirinya selaku Kapolres telah memberikan arahan dan motivasi kepada semua personil yang bertugas di Sabu Raijua agar bisa melaksanakan tugas tidak boleh dengan kondisi terpaksa karena banyak potensi yang bisa dikembangkan di Sabu Raijua.
“Saya memberikan motivasi kepada mereka bahwa berkat Tuhan di mana saja selalu ada. Karena selama ini ada image dari anggota kita bahwa kalau ditugaskan di Sabu Raijua, mereka merasa dibuang dan merasa terasingkan. Namun setelah saya melihat dari dekat, ternyata banyak potensi yang bisa digali didaerah ini,” ujarnya.
Dirinya menegaskan, polisi hadir di suatu tempat karena adanya masyarakat. Tanpa masyarakat, maka personil polisi tidak mungkin ada di suatu tempat. Untuk itu, ia menekankan kepada personil yang ada untuk bisa hidup bersama dengan masyarakat di mana mereka bertugas sesuai dengan amanat Kapolri untuk menanamkan polmas.
“Memberikan pemahaman tentang polmas kepada masyarakat yang artinya masyarakat harus menjadi polisi terhadap dirinya sendiri karena baik di Sabu Raijua maupun diseluruh Indonesia jumlah personil polisi masih sangat kurang, sehingga kita perlu mengajak masyarakat untuk menjadi polisi bagi dirinya sendiri,” katanya.
Sementara, Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome pada kesempatan itu mengatakan, kehadiran personil polisi di Sabu Raijua sangat dinantikan oleh masyaralat dalam hal memberikan rasa aman dan nyaman ditengah-tengah masyarakat.
“Ada berbagai aturan yang perlu ditegakkan yang mana menjadi kewenangan polisi, sehingga kehadiran polisi sangat dibutuhkan oleh masyarakat di daerah ini,” tegasnya.
By. SBR
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar