sergapntt.com [KEFA] – Ima Seran, wanita asal Kabupaten Belu, Senin (12/12) dini hari tewas di KM 16 jurusan Kefamenanu-Noemuti. Wanita paru baya ini ditemukan tewas oleh warga dalam keadaan tulang kering kaki sebelah kanan hancur setelah ditabrak sebuah mobil pick up warna hitam dalam perjalanan menuju Kupang sekitar pukul 04.00 Wita.
“Dia (korban, red) ditabrak oleh mobil kijang pick up warna hitam dari arah Kefamenanu. Setelah itu, oto yang bersangkutan langsung putar dan kembali ke arah Kefa,” ungkap salah seorang saksi mata, Frans Tpoen, warga sekitar lokasi kejadian kepada anggota Satlantas Polres TTU, Senin (12/12).
Menurut Frans, korban ditabrak setelah salah satu bus melaju dari arah Kupang menuju Kota Kefamenanu. Setelah kejadian, korban sempat berteriak kesakitan sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.
“Oto yang tabrak itu bunyinya halus. Tapi karena masih sedikit gelap dan tidak ada orang lain yang melihat langsung kejadian itu sehingga dia langsung putar dan lari kembali ke Kefa,” jelasnya.
Kapolres TTU, AKBP Gede Mega yang dikonfirmasi melalui Kasatlantas, AKP Andreas Tangketasik di ruang kerjanya membenarkan peristiwa naas yang menewaskan Ima Seran. Kasus lakalantas itu diketahui setelah menerima laporan warga.
“Kami terima laporan dari Polsek Noemuti atas laporan masyarakat sekitar jam tujuh pagi. Setelah itu langsung kami menuju ke TKP dan jemput korban yang sudah dalam keadaan meninggal. Setelah itu jenazah korban langsung kami antar ke ruang jenazah RSUD Kefamenanu untuk pastikan kebenaran kematian korban,” kata Andreas.
Mengenai proses hukum atas kasus itu, Satlantas Polres TTU selain memeriksa saksi Frans Tpoen, juga masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap mobil pelaku penabrakan. Sebab, pelaku penabrakan masih kabur dan belum diketahui persis.
“Mobil yang menabrak melarikan diri dan sampai saat ini belum diketahui. Tapi tidak berarti kami diamkan kasus ini. Kami masih terus berupaya untuk selidiki siapa sebenarnya pelaku penabrakan,” tegasnya.
By. TMR
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar