Menulis, Membaca dan Berhitung Penting


sergapntt,com [SOE] – Minimnya fasilitas pendukung serta tenaga pendidik di Kabupaten TTS menyebabkan tingginya angka putus sekolah. Bahkan, buta huruf. Sehingga melalui program Pendidikan Luar Sekolah (PLS) diharapkan dapat membantu masyarakat keluar dari persoalan tersebut.
Hal tersebut sangat bergantung pada para tutor yang menjadi pembimbing setiap kelompok masyarakat yang masuk dalam program tersebut. Demikian diungkapkan Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten TTS, Aba L Anie pada kegiatan pendidikan dan latihan kepada tutor yang berlangsung di aula UPT SKB Wilayah III yang terletak di Desa Netpala Kecamatan Mollo Utara, Rabu (14/12).
Kegiatan yang dimulai sejak, Selasa (13/12) itu akan berlangsung hingga 16 Desember dan diikuti 15 peserta. Hadir pada kesempatan itu, Kabid PLS Dinas PPO Kabupaten TTS, Edison Sipa.
Kegiatan diklat keaksaraan fungsional program PTK-PNFI tahun 2011 menurut Aba Anie sangat penting. Pasalnya, pengentasan buta huruf di wilayah tersebut sangat bergantung pada para tutor. Sehingga para tutor harus dipersiapkan dari berbagai segi. Walau mengakui masih adanya kekurangan di bidang sarana dan prasarana pendidikan, namun Aba tetap mengharapkan kerja keras semua pihak untuk mendorong terlaksananya program tersebut.
“Kita memang harus akui bahwa sampai sekarang kita belum punya gedung sekolah PLS sendiri. Memang ini dialami hampir semua wilayah di NTT. Harapan kita, ke depan bisa ada bantuan untuk kita bangun gedung sendiri. Karena selama ini para tutor memberdayakan tempat-tempat seperti kantor desa dan lainnya sebagai tempat berkumpul bersama peserta dengan berbagai kegiatannya,” ungkap Aba.
Dengan kekurangan dan keterbatasan yang ada, Aba menjamin kerja keras para pendidik dapat memberikan pengaruh positif bagi pengembangan sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Menurut Aba, tiga kemampuan pokok yang mesti dimiliki setiap warga yakni menulis, membaca dan berhitung. Dengan tiga kemampuan dasar tersebut bisa membawa masyarakat keluar dari keterpurukan, baik ekonomi dan lainnya.
“Yang paling penting adalah bisa membaca, menulis dan berhitung. Sehingga di pundak bapak ibu (tutor, red) ini kami taruh harapan pembangunan SDM Kabupaten TTS,” ujar Aba memberi semangat kepada para tutor.
By. KPG

 

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.