Siap Amankan Revolusi Hijau


sergapntt.com [MENIA] – Dalam rangka menyukseskan program revolusi hijau yang diluncurkan Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome yang melibatkan seluruh siswa yang ada di Kabupaten Sabu Raijua, ditanggapi positif Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (PKPO) Sabu Raijua.
Kepala Dinas PKPO, Alex Nawa, Senin (12/12) mengatakan, sesuai arahan bupati, maka Dinas PKPO sudah melakukan koordinasi dengan semua kepala sekolah untuk segera melaksanakan apa yang menjadi tujuan pemerintah.
“Kami sudah menindaklanjutinya dengan terus berkoordinasi dengan para kepala sekolah supaya segera merealisasikannya dengan menyuruh para siswa untuk menyiapkan berbagai jenis anakan untuk di koker, sehingga pada musim hujan ini sudah bisa ditanam pada lokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya.
Alex menjelaskan, jumlah siswa yang ada di Sabu Raijua mencapai 20 ribu lebih yang terdiri dari siswa SD, SMP, SMA dan SMK, sehingga jika seorang siswa menyiapkan anakan minimal sepuluh anakan, maka ada ratusan ribu anakan yang akan ditanam pada saat musim hujan.
“Memang kita sudah pikirkan soal bagaimana kita menyiapkan kertas koker bagi anak-anak karena itu nanti akan menjadi kendala. Tapi kami optimis kalau kendala ini bisa teratasi dan program revolusi hijau ini bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Sebelumnya, Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome saat melakukan  pertemuan dengan para kepala sekolah belum lama ini menegaskan, peran kepala sekolah dan pengawas dalam kendali Dinas PKPO sangat penting karena yang akan menjadi pelopor dalam menggerakkan program revolusi hijau adalah para pelajar se-Kabupaten Sabu Raijua.
“Yang dikatakan revolusi hijau ini bukan masalah tanam pohon-pohon saja di situ, tetapi revolusi hijau itu sebenarnya termasuk dalam pemanfaatan pupuk dan pestisida yang tepat waktu dan benar. Dulu program pak Harto telah melakukan revolusi hijau dalam rangka swasembada pangan dan itu berhasil dengan gemilang dan Sabu harus lakukan itu saat ini,” ujarnya.
Untuk itu, guru dan pelajar harus mengambil bagian dalam menyukseskan program yang akan dijalankan. Langkah awal yang perlu dilakukan dalam rangka menyukseskan revolusi hijau adalah dengan menugaskan tiap siswa menanam pohon dalam koker masing-masing siswa sepuluh pohon. Setelah itu dilaksanakan, maka pemerintah akan menentukan lokasi untuk ditanami pohon yang telah dikoker lebih dulu oleh siswa.
“Karena itu, maka peran sekolah dan guru dalam hal ini cukup besar. Pelajar bisa menanam pohon apa saja, apakah itu gala-gala, lamtoro  atau gamalina serta jenis pohon lainnya. Yang penting satu siswa harus menanam sepuluh pohon. Soal lokasi nanti kita akan atur kemudian, bisa saja sekolah memulainya dengan menanam pohon di halaman atau menanam pada pagar sekolah,” ujarnya.
By. SBR

 

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.