sergapntt.com [ATAMBUA] – Stok bahan bakar minyak (BBM) baik minyak tanah (mitan), solar dan premium jelang Natal dan Tahun Baru 2012 di Kabupaten Belu berada pada level aman. Pasalnya, BBM terus disuplai Pertamina untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan bahan bakar minyak masyarakat yang berbatasan langsung dengan Timor Leste itu.
“Stok minyak kita aman dan sampai saat ini sangat mencukupi,” kata Kepala Depot Pertamina Atapupu, Anton Soares ketika ditemui wartawan, Kamis (15/12) di Atambua.
Dikatakan, stok BBM hingga saat ini aman dan paket Natal dan Tahun Baru sedang dibongkar dari kapal tanker yang membawa BBM. BBM jenis premium saat ini stoknya mencapai 500 ton, solar 900 ton dan mitan 400 ton.
Melihat stok masing-masing ditambah dengan BBM yang sedang dibongkar dari kapal tanker, maka sangat aman karena sudah diatur dan diantisipasi semuanya oleh Pertamina. “BBM jenis solar, premium dan mitan tidak ada kekurangan dan malahan setiap tiga atau empat hari selalu di suplai,” jelasnya.
Menurutnya, pemakaian BBM di Kabupaten Belu setiap hari cukup besar jumlahnya. Minyak tanah setiap hari disuplai sebanyak 30 ton ke pangkalan-pangkal minyak tanah untuk didistribusikan. Premium setiap harinya mencapai 75 ton yang semuanya disuplai ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) se-Kabupaten Belu. Khusus solar, dalam sehari disuplai ke semua SPBU mencapai 75 hingga 80 ton.
Anton Soares mengemukakan, pihaknya menjamin stok BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada Natal dan Tahun Baru ini. Karena itu, masyarakat tidak perlu merasa khawatir atau resah akan terjadinya kelangkaan BBM pada hari raya Natal nanti. “Pertamina sudah antisipasi semuanya. Jadi tidak mungkin terjadi kelangkaan,” kata Anton.
Menyoal musim penghujan dan musim barat yang bakal menghambat pengiriman BBM, dia mengatakan, jika terjadi demikian pihaknya akan tetap berusaha sekuat tenaga untuk menyuplai semua melalui Pertamina Kupang. “Kalau ada musim barat dan kapal tidak bisa sandar, kami ambil di Kupang untuk amankan kebutuhan BBM. Tapi kita harap tidak terjadi hal seperti itu,” sebutnya.
Anton menambahkan, walau terjadi musim barat dan menyulitkan pengiriman BBM, dirinya tetap merasa aman karena ada bufer stock atau stok cadangan sehingga bisa terus disuplai ke SPBU maupun pangkalan.
Menyoal PLN yang masih mengambil BBM untuk mesin pembangkit di Kupang, dia mengatakan, Pertamina hanya menyiapkan BBM untuk SPBU, sehingga PLN harus membelinya di Kupang.
Namun ada kabar baik, rencananya pada 2012 mendatang, Pertamina akan membangun lagi satu tangki dengan kapasitas tampungan 1.500 ton BBM di depot Atapupu. Kalau terealisir bukan tidak mungkin BBM untuk PLN bisa disuplai dari Atapupu.
By. ATB
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar