sergapntt.com [KUPANG] – Sebanyak 300 orang penyandang cacat di Kota Kupang dan sekitarnya melakukan penanaman 200 anakan pohon di Taman Nostalgia-Kota Kupang, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, serta dukungan terhadap program Presiden SBY tanam 1 miliar pohon.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Lusia Adinda Lebu Raya ketika membuka kegiatan tersebut mengatakan, aksi penanaman ini harus dipandang sebagai motivasi bagi orang-orang normal fisik untuk bisa ikut melakukan hal yang sama untuk menghijaukan bumi NTT. Anakan pohon yang ditanam bisa berupa tanaman produksi maupun kehutanan.
“Kalau orang catat saja punya kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan hidup, seharusnya orang normal fisik pun harus lebih bersemangat lagi menanam pohon,” ujar Lusia.
Ia berharap, masyarakat tidak hanya menanam pohon tetapi harus diikuti dengan tindakan pemeliharaan yang baik. Dengan demikian setiap anakan pohon yang ditanam dapat terus tumbuh dan tentunya bermanfaat bagi kebelangsungan kehidupan manusia.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Keluarga Anak Dengan Kecacatan (FKKADK) Provinsi NTT, Benny Jahang sampaikan, jumlah penyandang cacat yang dilibatkan dalam kegiatan ini kurang lebih sebanyak 300 orang dengan jumlah anakan yang ditanam sebanyak 300 anakan. Artinya, setiap anak menanam satu anakan. Konsep yang dipakai dalam aksi penanaman anakan pohon ini adalah, lubang tanam digali oleh orang normal fisik dan selanjutnya anakan pohon ditanam oleh para penyandang cacat. Ada empat jenis anakan yang ditanam yakni Cendana, Mahoni, Lamtoro, dan Mangga.
Beny menambahkan, aksi penanaman ini dilakukan juga sebagai upaya mencegah emisi pemanasan global yang juga menimpa NTT, Kota Kupang khususnya. Aksi penanaman juga telah digalakan secara nasional dan telah dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan penanaman anakan pohon ini sebagai bagia dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Internasional Penyandang Cacat (Hipenca) pada 3 Desember.
Kegiatan penanaman anakan pohon ini melibatkan Tim Penggerak (TP) PKK NTT, Dinas Sosial NTT, dan ratusan personil TNI Angkatan Laut (AL) Kupang.
By. FLO
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar