Kota Ternate Diterjang Banjir, Tiga Orang Meninggal


sergapntt.com [TERNATE] – Korban meninggal akibat terjangan banjir lahar dingin di Kota Ternate, Maluku Utara, bertambah menjadi tiga orang. Lima orang lainnya saat ini dirawat di Rumah Sakit Hasan Busoiri karena menderita luka berat.

Tiga warga yang meninggal dunia adalah Iskandar Yasin berusia 32 tahun dan anaknya Galang Iskandar yang berusia 9 tahun. Satu lagi adalah keponakannya, Iga Safira berumur 10 tahun. Ketiganya adalah warga Desa Tubo, Ternate Utara.

Menurut saksi mata, Iskandar ikut terseret banjir saat akan menyelamatkan anak dan keponakannya yang terseret lebih dulu. Keluarganya sempat membawa tiga korban itu ke rumah sakit, namun nyawa mereka tidak tertolong lagi.

Lima warga Tubo lainnya yang mengalami luka berat, harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sedangkan sejumlah warga yang luka ringan telah diperbolehkan untuk rawat jalan.

Desa Tubo merupakan wilayah yang paling parah diterjang banjir lahar dingin. Sekitar 90 persen rumah warga di desa tersebut rusak parah, bahkan ada rumah yang hilang terseret arus. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ternate masih terus mendata rumah rusak dan mencari kemungkinan adanya korban lain.

Banjir juga menerjang sejumlah desa di lereng Gunung Gamalama, Ternate, Maluku Utara. Banjir membawa material dari sisa letusan Gunung Gamalama beberapa waktu lalu. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerag BPBD Kota Ternate, Maluku Utara, Jemmy D Brevieng mengatakan ratusan keluarga sudah mengungsi. Warga yang mengungsi diperkirakan masih akan terus bertambah. Jemmy mengatakan banjir bandang mulai terjadi Selasa petang waktu setempat dan merusak sejumlah rumah warga.

“Di mana-mana ini banjir, sungai-sungai banjir. Kelurahan yang kebanjiran seperti yang lalu-lalu. kelurahan Tubo, Dufa-Dufa, Akehuda, Kalumpang, Maritrubu, Salahudin sudah sampai kelurahan Tanah Tinggi. Memang sudah banyak rumah rusak, tapi belum bisa dihitung “

Kepala BPBD Kota Ternate, Maluku Utara, Jemmy D Brevieng mengatakan para pengungsi sementara tinggal di sejumlah sekolah dan bekas kantor Gubernur. BPBD saat ini tengah berupaya menambah logistik untuk keperluan pengungsi. Sementara itu anggota DPRD Kota Ternate Asgar Saleh menyatakan ratusan rumah rusak akibat terjangan banjir lahar dingin tersebut.

By. ROGER/HANS/MT

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.