sergapntt.com [KUPANG] – Sebagian besar desa di Kabupaten Kupang tidak memiliki sekertaris desa (sekdes). Akibatnya, penyelenggaraan administrasi desa tidak dilakukan secara baik, sehingga hampir setiap tahun pertanggungjawaban alokasi dana desa (ADD) selalu bermasalah.
“Dari 177 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Kupang, yang punya sekretaris desa jumlahnya dibawah 100 desa. Contoh konkrit, Desa Baumata Utara yang ada dipinggiran kota saja tidak punya sekretaris desanya,” kata Wakil Ketua DRPD Kabupaten Kupang, Johanis Mase kepada wartawan di ruang kerjanya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kupang ini menjelaskan, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) secara resmi maupun kunjungan-kunjungan tidak resmi ke masyarakat, ditemukan banyak desa yang administrasinya tidak baik. Setelah ditelusuri, diperoleh benang merahnya yakni ketiadaan sekretaris desa adalah penyebab tidak terselenggaranya administrasi desa dengan baik.
Karena itu, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kupang mengusulkan agar tenaga honor atau kontrak yang ada di Kabupaten Kupang dapat ditempatkan di desa-desa yang hingga saat ini tidak memiliki sekretaris desa.
“Daripada tenaga honor atau kontrak itu duduk-duduk saja di kantor, lebih baik mereka ditempatkan ke desa-desa yang belum ada sekretarisnya supaya bisa membantu memperlancar administrasi desa,” ujarnya memberi saran.
Johanis Mase mengingatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang, Hendrik Paut agar tidak menganggap persoalan ketiadaan sekretaris desa sebagai sebuah persoalan yang sepele. Sebab, tahun 2010, ADD di 24 desa bermasalah dan hal tersebut diakibatkan karena tidak adanya sekretaris desa di desa-desa yang bermasalah itu.
“Kepala desa mau pakai tenaga sebagai sekretaris, tapi kepala desa mau ambil uang dari mana untuk bayar? Terpaksa dia biarkan begitu saja dan hasilnya manajemen desa jadi amburadul,” tegasnya.
Karena itu ia meminta agar Pemkab Kupang dapat memikirkan solusi terbaik secara cepat guna mengatasi ketiadaan sekretaris desa, sehingga administrasi desa tidak amburadul dan ADD tidak bermasalah seperti tahun-tahun sebelumnya.
By. LITA
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar