Dinas PPO Redistribusi Guru


sergapntt.com [KEFA] – Masalah kekurangan tenaga guru yang dialami sejumlah sekolah terpencil di Kabupaten TTU selama ini mendapat perhatian serius Dinas PPO TTU. Dinas PPO telah mengantongi data kelebihan maupun kekurangan tenaga guru yang terjadi di semua sekolah di Kabupaten TTU.
“Kami sudah punya data sekolah-sekolah mana yang kelebihan tenaga guru dan mana yang kekurangan guru, sehingga awal tahun pasti ada redistribusi tenaga guru dari sekolah yang kelebihan guru ke sekolah yang kekurangan tenaga guru,” tegas Kepala Dinas PPO Kabupaten TTU, Vinsen Saba ketika ditemui di kantor bupati TTU, pekan lalu.
Dijelaskan, langkah redistribusi tenaga guru yang dilakukan tahun 2012 mendatang sebagai upaya untuk menjamin pemerataan tenaga guru bagi semua sekolah di Kabupaten TTU. Tidak hanya itu, strategi ini juga dilakukan guna menjamin pemerataan tenaga guru dan mendukung kelancaran proses belajar mengajar di semua sekolah.
“Redistribusi tenaga guru yang kami lakukan nanti tidak  ada maksud lain kecuali menghindari penumpukan tenaga guru disekolah-sekolah tertentu dan menjamin pemerataan tugas mengajar guru di sekolah-sekolah khususnya sekolah-sekolah yang selama ini kekurangan tenaga  guru,” jelas mantan Kepala BPMPD TTU itu.
Menurut dia, redistribusi tenaga guru yang dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan mutu pendidikan Kabupaten TTU yang belakangan menurun drastis. Sebab menurut dia, salah satu penyebab menurunnya tingkat kelulusan yang dialami sekolah-sekolah di wilayah TTU dipicu oleh distribusi tenaga guru yang tidak merata di setiap sekolah.
“Contoh, di kota ada sekolah-sekolah tertentu yang terjadi penumpukan tenaga guru, sehingga ada guru yang kekurangan jam mengajar. Sedangkan di desa-desa ada guru yang kelebihan jam mengajar karena kekurangan tenaga guru. Dari sisi keadilan ini tidak bisa dijamin, padahal pemerintah memberikan hak yang sama kepada para guru antara lain gaji dan tunjangan-tunjangan lainnya,” ujar mantan Kabag UP Setda TTU itu.
Dia meminta guru yang akan dimutasi ke sekolah lain agar lebih dewasa menanggapi langkah redistribusi guru yang dilakukan pemerintah dari sisi kepentingan dinas. Guru juga diminta memahami strategi pemerintah dari sisi peningkatan semangat kerja masing-masing guru guna mendukung pemerintah mewujudkan program peningkatan SDM yang sedang digalakkan secara lokal TTU maupun nasional.
“Tolong pahami juga dari aspek keseimbangan hak dan kewajiban. Masa hanya menuntut hak yang lebih besar dari pemerintah seperti gaji, tunjangan sertifikasi, non sertifikasi, tunjangan perbatasan dan tunjangan kesejahteraan lainnya dari pemerintah, tapi tidak diimbangi dengan kewajiban mengajar yang maksimal sesuai tuntutan pemerintah, ini juga tidak adil,” katanya.
By. TR

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.