sergapntt.com [MENIA] – Kelurahan Limaggu Kecamatan Sabu Timur mendapatkan MCK Plus dan kini dibangun di tempat ritual adat. MCK Plus ini diharapkan bisa dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat setempat serta bisa merubah perilaku mereka untuk hidup lebih bersih serta menjaga kesehatan lingkungan.
Ketua kelompok swadaya masyarakat (KSM) sanitasi lingkungan berbasis masyarakat (SLBM) Mira Dai Kelurahan Limaggu, Mezak Dida menjelaskan, awalnya Kelurahan Limaggu tidak mendapatkan jatah MCK Plus tahun 2011, namun karena ada desa yang menolak dengan alasan ada persoalan tanah untuk mendirikan MCK, maka proyek tersebut dialihkan ke Kelurahan Limaggu yang telah menyiapkan lahan untuk pembangunan MCK Plus.
Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar dari kehidupan masyarakat yang merupakan tanggung jawab pemerintah untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Untuk itu, sanitasi sangat penting dan sudah selayaknya menjadi prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia untuk membina dan menciptakan kesehatan bagi masyarakat.
“MCK adalah sarana yang sangat penting bagi masyarakat karena masih banyak masyarakat yang melakukan MCK di tempat yang tidak layak,” ujarnya.
Mezak mengungkapkan, pembangunan MCK Plus bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sabu Raijua dalam hal petunjuk pelaksanaan kegiatan. “Pengelolaan dana pembangunan MCK Plus ini sepenuhnya dilakukan oleh kelompok swadaya masyarakat,” katanya.
ia menjelaskan, program pembangunan SLBM berupa pembangunan MCK Plus-Plus yang didirikan di Kelurahan Limaggu pada dasarnya merupakan program pembangunan sanitasi lingkungan yang bertujuan merubah perilaku buruk masyarakat. Selain itu, konsep pembangunan MCK Plus-Plus juga bertujuan mengoptimalkan pengolahan energi alternatif yang bersumber dari konsep pembangunan MCK Plus yang berbiogester.
“Ada banyak manfaat yang dapat dihasilkan dari pembangunan MCK Plus-Plus ini, antaranya merubah perilaku buruk masyarakat terkait kebiasaan pembuangan limbah perorangan. Selain itu, MCK yang dilengkapi dengan biogester ini juga dapat memanfaatkan sumber energi biogas yang dihasilkan dari proses pembuangan itu. Daya tampung Biogester juga dapat menampung sekitar 300 jiwa secara rutin,” terangnya.
Sanitasi ujarnya, sangat penting dan sudah selayaknya menjadi prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia untuk membina dan menciptakan kesehatan bagi masyarakat. Sanitasi merupakan hal yang penting dalam kesehatan lingkungan, mengingat sanitasi sebagai upaya untuk mengurangi resiko penularan penyakit dan gangguan kesehatan lainnya.
Dijelaskan, sanitasi yang buruk akan berdampak pada gangguan kesehatan terutama pada balita yang rentan terhadap perubahan lingkungan.
“MCK adalah sarana yang sangat penting bagi masyarakat karena masih banyak masyarakat yang melakukan MCK di tempat yang tidak layak,” katanya.
Dia berharap agar MCK yang akan dibangun nanti dapat memberikan solusi konstruktif dalam menghadapi masalah kesehatan masyarakat sekaligus sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan mengenai kebersihan lingkungan. “Dengan adanya MCK, maka tidak ada lagi masyarakat yang melakukan MCK di sembarang tempat,” ujarnya.
By. MN
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar