Praibakul Diberhentikan dari Anggota DPRD Sumba Timur


sergapntt.com [WAINGAPU] – Umbu Kudu Praibakul, Kamis (22/12/11) lalu, resmi mundur dari keanggotannya di DPRD Kabupaten Sumba Timur. Selain melayangkan surat pengunduran diri tertulis dari anggota dewan, Praibakul juga mundur dari anggota Partai Golkar.
Pengunduran diri Umbu Kudu Praibakul itu, tertuang dalam suratnya yang dituju kepada ketua DPRD dan ketua DPD II Partai Golkar Sumba Timur.
Ketua DPRD Sumba Timur, Palulu P Ndima membenarkan adanya surat resmi pengunduran diri Umbu Kudu Praibakul dari lembaga legislatif Sumba Timur. “Benar bahwa ada surat pengunduran resmi Umbu Kudu Praibakul dari anggota DPRD Sumba Timur dan anggota Partai Golkar terhitung mulai Kamis 22 Desember 2011. Surat tersebut sudah saya terima hari Kamis 22 Desember,” terangnya.
Menurut Palulu, meski mengajukan pengunduran diri resmi, namun pihaknya tetap akan memproses pemberhentian dengan tidak hormat dari anggota DPRD Sumba Timur kepada Praibakul. “Kita sudah melakukan proses pergantian antar waktu (PAW) kepada Umbu Kudu
Praibakul dari Fraksi Partai Golkar (F-PG) DPRD Sumba Timur. Ini karena yang bersangkutan melanggar AD/ART Partai Golkar. Proses PAW yang kita lakukan sudah diketahui oleh yang bersangkutan sehingga dia mengajukan surat pengunduran diri resmi tersebut. Tapi pemberhentian dengan tidak hormat akan segera diproses. Selain Umbu Kudu Praibakul, PAW juga dilakukan pada Oemboe Nggikoe. Jadi ada dua anggota F-PG DPRD Sumba Timur yang akan di PAW. Kalau Ormboe Nggikoe karena yang bersangkutan sakit permanen dan selama ini tidak menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai anggota DPRD Sumba Timur,” jelasnya.
Senada dengan Palulu, Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPD II Partai Golkar Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq  menegaskan, dua caleg dari dapil II dan IV, Rambu Mbanga Meha dan Rambu Nggadi Mai akan segera mengganti posisi Umbu Kudu Praibakul dan Oemboe Nggikoe di DPRD Sumba Timur.
“Umbu Kudu Praibakul beberapa waktu lalu sudah menandatangani surat pernyataan mundur dari keanggotaannya di Partai Nasdem.   Tapi beberapa waktu kemudian, dia kembali menghadiri rapat koordinasi Partai Nasdem di Jakarta. Kita tidak butuh kader partai yang ambivalen karena itu tidak betul. Bukan cuma itu, dalam pemilukada Sumba Timur lalu dia juga tidak mendukung calon yang diajukan Partai Golkar. Ini yang membuat kita tidak lagi mentolerir dan melakukan proses PAW kepada yang bersangkutan,” tandasnya.
Sebelumnya, Umbu Kudu Praibakul mengungkapkan, sebelum di PAW Golkar dari keanggotannya di DPRD Sumba Timur ia akan melayangkan surat pengunduran diri resmi. “Bukan cuma dari anggota DPRD Sumba Timur tapi juga dari Partai Golkar. Saya akan buat surat pengunduran diri resmi,” tukasnya.
By. ED

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.