Anak Berprestasi Harus Dibantu


sergapntt.com [MENIA] – Untuk menjawab tantangan minimnya tenaga kesehatan seperti perawat maupun dokter di Kabupaten Sabu Raijua, pemerintah perlu memikirkan untuk membantu anak-anak daerah yang memiliki kecerdasan di sekolah untuk dibiayai pada sekolah-sekolah perawat. Dengan demikian, kedepan Kabupaten Sabu Raijua akan memiliki tenaga-tenaga kesehatan yang handal dalam melayani masyarakat.
Harapan ini dilecutkan anggota DPRD Sabu Raijua, Simon Dira Tome, Selasa (3/1). Dengan memberi kesempatan kepada anak-anak daerah untuk bersekolah di bidang kesehatan dengan dibiayai oleh pemerintah, maka tidak ada lagi kekuatiran terhadap kekurangan tenaga medis kedepan.
“Mereka yang dibiayai oleh pemerintah daerah harus kembali mengabdi di daerahnya dan itu sudah wajib. Anak-anak yang dibantu juga adalah anak-anak yang cerdas dan pintar serta mempunyai motivasi untuk menjadi tenaga kesehatan, namun terbentur biaya pendidikan. Itu yang dibantu tentunya disesuaikan dengan keuangan yang ada,” ujar Simon.
Dikatakan, kualitas tenaga kesehatan ditentukan oleh kualitas lulusan pendidikan kesehatan khususnya keperawatan. Di mana, keperawatan merupakan salah satu unsur tenaga kesehatan memiliki peranan penting dalam melayani masyarakat di bidang kesehatan.
“Perawat harus memiliki tiga kemampuan utama untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan masyarakat dalam memberikan pelayanan keperawatan yang berkualitas yaitu pengetahuan, sikap dan keterampilan yang didapat di bangku kuliah atau pendidikan keperawatan. Kemampuan tersebut sangat dipengaruhi oleh motivasi dan persepsi tentang figur seorang perawat,” katanya.
Seseorang yang mempunyai motivasi yang tinggi akan bersemangat untuk menekuni dunia yang akan digeluti atau profesinya. Motivasi juga akan meningkatkan usaha seseorang untuk mencapai tujuannya. Sedangkan, persepsi yang baik tentang figur seorang perawat juga akan mempengaruhi seseorang untuk berperilaku sesuai dengan persepsinya.
Motivasi merupakan usaha yang disadari seseorang agar ia tergerak hatinya untuk bertindak melakukan sesuatu sehingga mencapai hasil atau tujuan tertentu.
“Persepsi yang baik terhadap suatu hal akan menimbulkan motivasi yang tinggi. Jika motivasi tinggi, maka usaha untuk mencapai hasil kerja akan tinggi sehingga prestasi kerja akan tinggi pula. Seseorang memilih profesi sebagi perawat memiliki motivasi yang berbeda-beda, sedang persepsi seseorang terhadap figur perawat akan mempengaruhi motivasi tersebut,” tambahnya.
Mahasiswa yang mempunyai persepsi baik tentang figur perawat akan menimbulkan motivasi yang tinggi untuk menjadi perawat yang baik sesuai dengan persepsinya. Motivasi yang tinggi diharapkan akan menimbulkan semangat untuk belajar dan akan menghasilkan prestasi yang baik yang pada akhirnya akan menjadi lulusan perawat yang berkualitas dan profesional.
By. SBR

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.