sergapntt.com [KEFA] – Bupati Raymundus Sau Fernandes dan Wakil Bupati Aloysius Kobes Sabtu (31/12) malam lalu mengakhir acara malam tutup tahun 2011 di lingkungan pemerintah Kabupaten TTU dengan menggelar makan makanan lokal bersama Muspida dan masyarakat di wilayah 175 desa/kelurahan. Acara makan bareng ini terpusat di teras depan kantor bupati setempat sekitar pukul 22.00 Wita setelah digelar acara pembakaran ratusan buah petasan di halaman depan kantor bupati oleh bupati, wakil bupati dan para pejabat Muspida seperti Dandim 1618 TTU, Letkol. Arm.Eusibio Hornai Rebelo, Kapolres AKBP. Gede Mega, Wakil Ketua II DPRD TTU, Benediktus Hermene Gildus Bone, Wakil Ketua I DPRD TTU, Hendrikus Frengky Saunoah, anggota DPRD TTU, Hery Radja dan Pdt. Joce Pangeman.
Selain para pejabat pemerintah, acara yang cukup meriah ini menghadirkan sejumlah warga kota Kefamenanu ikut terlibat membakar petasan pada acara dimaksud. Acara ini banyak menyedot perhatian warga sekitar, hal ini terlihat dari padatnya warga yang memenuhi halaman depan kantor bupati TTU. “Sebagai manusia kami sadar bahwa masih banyak hal yang belum kami lakukan sesuai harapan masyarakat TTU. Mudah-mudahan kami bisa laksanakan apa yang menjadi keinginan masyarakat TTU pada tahun 2012 nanti,”ungkap Bupati Fernandes ketika menyampaikan pesan-pesan akhir di hadapan ribuan warga kota Kefamenanu Sabtu malam lalu.
Bupati, mengakui sebagai pemimpin, kebijakan yang diambil selama tahun 2011 lalu banyak hal yang bisa saja mengecewakan bahkan menyakit warga TTU termasuk para pejabat maupun staf PNS di lingkungan kerjanya. Semua kelemahan yang dilakukan selama tahun pertama memimpin pemerintah TTU menurut Bupati Fernandes menjadi pengalaman buruk sekaligus guru yang bijaksana untuk diperbaiki selama empat tahun sisa masa jabatan mereka kedepan. “Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat TTU atas semua kekurangan kami selama tahun 2011 dan mari kita bangun kerjasama yang lebih harmonis guna memajukan masyarakat TTU kedepan,” ujar Ray sapaan akrab Bupati TTU.
Menurut dia, program pembangunan sesuai visi misi paket DUBES yang sudah disampaikan kepada masyarakat TTU saat kampanye program pada Pilkada TTU 2010 lalu akan mubasir jika pelaksana selama lima tahun masa kepemimpinan mereka tidak mendapat dukungan besar dari masyarakat TTU. Karena itu dia meminta seluruh komponen masyarakat TTU agar bersatu dalam tekad dan semangat kerjasama untuk memajukan pembangunan masyarakat TTU dimasa-masa mendatang. “Kami punya kemampuan terbatas, tanpa dukungan besar dari seluruh kekuatan masyarakat TTU tentu semua akan mubasir karenna itu mari kita bergandengan tangan sambil berdoa mohon restu dan berkat dari Tuhan semoga apa yang akan kita lakukan bersana masyarakat TTU bisa membawah hasil yang lebih besar bagi kemajuan pembanguna di daerah itu, Kita semua tentu akan bangga jika masyarakat kita maju setara dengan masyarakat du daerah lainnya,”kata Fernandes.
Sementara itu Kapolres AKBP. Gede Mega yang dikonfirmasi wartawan kemarin (2/1) siang menjelaskan suasana keamanan secara umum di wilayah kerja Polres TTU selama masa tahun baru berjalan aman terkendali. Kondisi keamanan yang cukup kondusif ini jelas Kapolres merupakan wujud kerjasama yang baik antar aparat lembaganya dengan masyarakat setempat. “Sampai siang ini situasi keamanan di TTU masih berjalan normal. Ini semua berkat dukungan yang besar dari masyarakat TTU,” ujar Kapolres.
By. EGG
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar