sergapntt.com [WAINGAPU] – Sedikitnya tujuh unit rumah di Padadita Kelurahan Kambaniru Kecamatan Kota Waingapu Sumba Timur, Senin (2/1) rata dengan tanah. Tujuh unit rumah milik warga RT 8, 10, 11 dan 12 RW 04 itu roboh diterjang angin puting beliung.
Bahkan, atap rumah-rumah berdinding gedek bambu tersebut terbang hingga puluhan meter. Menurut sejumlah warga Padadita, angin puting beliung disertai hujan deras itu berlangsung sekira pukul 14.30 Wita.
“Saat kejadian, pemilik rumah tidak keluar rumah karena hujan deras. Bahkan ada yang sementara tertidur. Mereka kaget dan baru sadar kalau seng rumah sudah hilang dibawa angin, maka langsung lari keluar rumah. Kejadiannya berlangsung sekitar 30 menit,” kata Lede Lay (35) ketua RT 12 kepada wartawan.
Menurut Lede Lay, angin puting beliung tidak hanya merobohkan rumah-rumah tersebut tapi juga memporak-porandakan seluruh perabotnya.
“Bahan rumah-rumah yang diterjang angin puting beliung ini merupakan bantuan Dinas Sosial Pemkab Sumba Timur tahun anggaran 2009 dalam program rehabilitasi perumahan kumuh. Tapi beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kerugian materinya sekitar Rp 30 juta lebih,” terangnya.
Lede Lay menegaskan, tujuh unit rumah yang rusak total tersebut adalah milik Lamberthus Rihi (45), John Piter Rihi (43), Rihi Dima (28) dan Yulius Dubu (35).
“Semuanya adalah warga RT 12 termasuk rumah milik Iskandar Galle (45) warga RT 11, Daud Hau (36) warga RT 10 dan Lukas Lomi Kale (35) warga RT 8,” paparnya seraya menambahkan, dari pendataan tersebut akan dilaporkan ke Pemkab Sumba Timur dengan harapan dapat ditindaklanjuti melalui bantuan.
Terpisah, Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah segera melakukan pendataan terhadap dampak dari bencana tersebut.
By. HEH
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar