Tenaga Pendidik Tidak Boleh Ketinggalan


sergapntt.com [MENIA] – Salah satu faktor penentu baik dan buruknya mutu pendidikan dalam suatu wilayah adalah pendidik atau guru. Untuk itu, guru harus terus meningkatkan kualitasnya dari waktu ke waktu sehingga mampu memberikan pengajaran secara maksimal kepada anak didik.
Sebagai seorang pendidik, maka guru tidak boleh ketinggalan berbagai informasi yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan dengan cara terus belajar serta bisa menguasai internet sebagai media yang menyajikan berbagai informasi terbaru.
Penegasan ini disampaikan Bupati Sabu Raijua, Marthen Luther Dira Tome saat bertemu dengan para guru menjelang akhir tahun, pekan lalu. Dikatakan, dalam peningkatan mutu pendidikan, guru memiliki peran antara lain, sebagai salah satu komponen sentral dalam sistem pendidikan, sebagai tenaga pengajar sekaligus pendidik dalam suatu instansi pendidikan sekolah maupun kelas bimbingan.
Selain itu, guru juga merupakan faktor penentu mutu hasil pendidikan dengn mencetak peserta didik yang benar-benar menjadi manusia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, percaya diri, disiplin dan bertanggung jawab.
“Sebagai faktor kunci mengandung arti bahwa semua kebijakan, rencana inovasi dan gagasan pendidikan yang ditetapkan untuk mewujudkan perubahan sistem pendidikan dalam rangka mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan, sebagai pendukung serta pembimbing peserta didik sebagai generasi yang akan meneruskan estafet pejuang bangsa untuk mengisi kemerdekaan dalam kancah pembangunan nasional serta dalam penyesuaian perkembangan zaman dan teknologi yang semakin spektakuler dan juga sebagai pelayan kemanusiaan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Dikatakan, dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di Sabu Raijua, pemerintah telah melakukan berbagai program seperti perluasan dan pemerataan akses pendidikan melalui penambahan unit sekolah baru, pemenuhan kebutuhan guru, peningkatan kecakapan, PKBM, taman bacaan masyarakat, PAUD, pemberantasan buta aksara fungsional dan pendidikan kesetaraan.
Peningkatan mutu dan relevansi pendidikan, keunggulan dan daya saing pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru dan murid dalam bentuk program center MIPA dan bahasa, bedah SKL tingkat SD, SMP, SMA, pemberian beasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, pembangunan sekolah bertaraf internasional, lomba kompetensi siswa serta penerapan jam wajib belajar bagi siswa.
“Untuk itu, maka para guru harus meningkatkan kemampuan diri, lengkapi diri dengan kemampuan berinternet sehingga setiap ada perubahan kebijakan dari atas bisa diketahui dengan cepat oleh para guru,” ujarnya.
Ditegaskan, guru secara otomatis mempunyai tanggung jawab yang besar dalam mencapai kemajuan pendidikan. Begitu besarnya peranan guru sebagi pengajar dan pendidik, maka harus diakui bahwa kemajuan pendidikan di bidang pendidikan sebagian besar tergantung pada kewenangan dan kemampuan staf pengajar.
Pendidikan di Sabu Raijua akan maju jika staf pengajar atau guru sebagai kemampuan sentral dalam sistem pendidikan memiliki kualitas yang baik pula. Pendidikan di Sabu Raijua memerlukan guru yang memiliki kompetensi mengajar dan mendidik yang inovatif, kreatif, manusiawi, cukup waktu untuk menekuni tugas profesionalnya, dapat menjaga wibawanya di mata peserta didik dan masyarakat serta mampu meningkatkan mutu pendidikan.
“Kita harus optimis bahwa dengan segala yang kita lakukan pada tahun 2011 akan memberi hasil yang baik pada tahun 2012. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya persentase kelulusan dan nilai ujian nasional yang bagus,” ujarnya.
By. SBR

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.