Gempa Gunung Lewotolok Terus Meningkat


sergapntt.com [Kupang] – Aktivitas Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukan peningkatan. Tercatat dalam sehari gempa kecil dari gunung tersebut mencapai 120 kali.

“Setiap enam jam kegempaan gunung capai 40 kali,” kata Petugas Pos Pemantau Gunung Lewotolok, Piter Tupen yang dihubungi per telepon dari Kupang, Kamis, 5 Januari 2012.

Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi Bandung menaikan status Gunung Lewotolok dari aktif normal ke siaga sejak 2 Januari 2012. Kenaikan status itu, karena adanya peningkatan aktivitas.

Selain kegempaan, asap solfatara disertai gas belerang di puncak gunung semakin menebal dengan ketinggian capai 400 meter menuju kearah barat. “Terpantau asap dari sedang ke tebal menuju kearah barat,” katanya.

Pagi tadi sekitar pukul 04.00 WITA, lanjutnya, juga terpantau api diam di puncak gunung, dengan aktivitas kegempaan mencapai 120 kali per hari. “Gempa per enam jam mencapai 40 kali,” katanya.

Dengan peningkatan aktivitas ini, maka warga di lereng gunung dihimbau tetap waspada dan tidak mendekati gunung dengan radius 2 kilometer. “Kami himbau warga tetap waspada, dan tidak dekati gunung,” katanya.

Wakil Bupati Lembata, Viktor Mado Watun mengatakan pihaknya segera mengantisipasi untuk mengevakuasi ribuan warga di lima desa, jika aktivitas gunung terus meningkat. “Kami siapkan untuk evakuasi warga di sekitar lereng gunung itu,” katanya.

Lima desa itu yakni Kimakama, Baupukan, Tokojae, Lamau, dan Oenaru. “Desa-desa ini tepat dialiran lahar, jika meletus,” katanya.

By. JOSE

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.