Gubernur NTT Resmikan Terminal Peti Kemas Tenau


sergapntt.com [KUPANG] –  Setelah menunggu sekian lama akhirnya Provinsi NTT memiliki pelabuhan peti kemas dan dilengkapi peralatan bongkar muat modern. “Dengan keberadaan pelabuhan dan alat bongkar muat yang bagus ini, saya percaya ekonomi daerah ini akan semakin tumbuh dan berkembang pesat,” tandas Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya saat meresmikan pelabuahn peti kemas pelabuhan Tenau Kupang, Senin (9/1/2012).
Gubernur berharap agar dengan adanya kerja sama yang baik dengan Pelabuhan Tenau dan terminal peti keman, roda perekonomian di daerah ini bisa berjalan dengan baik. “Kerja sama sangat diperlukan untuk membangun daerah ini agar bisa berjalan dengan baik karena apapun yang dilakukan adalah untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat di daerah ini,” tandas Gubernur.
Alat bongkar muat peti kemas yang baru ini mampu mengangkut 20 box dalam satu hari yang semula hanya 8 box per hari. Karena itu, Gubernur menambahkan, agar dengan pengeoperasian alat ini; bongkar muat barang-barang yang masuk ke NTT bisa dilaksanakan secepat mungkin agar tidak terjadi kelangkaan barang yang konsekuensinya pada kenaikan harga-harga di pasar.
Gubernur memberi dukungan untuk memperluas pembangunan terminal peti kemas yang ada di Pelabuhan Tenau Kupang. Gubernur juga meminta kepada para pekerja untuk bekerja dengan tulus bagi pelayanan di terminal ini. “Saya juga berharap kepada para pimpinan yang ada di pelabuhan ini agar memberikan perhatian kepada para karyawan sehingga bisa melayani masyarakat pengguna jasa di daerah ini dengan baik. Mari kita bangun daerah ini sehati sesuara agar kebahagiaan datang ke daerah ini,” pinta Gubernur.
Menurut Gubernur, peresmian terminal peti kemas ini merupakan perwujudan terhadap pembenahan pelayanan kepada masyarakat yang mencakup peningkatan keserasian dan keadilan pertumbuhan ekonomi antar daerah, peningkatan pelayanan kepada masyarakat bisnis, pengembangan partisipasi masyarakat, dan peningkatan pemanfaatan tekonologi dan informasi yang dalam pelaksanaannya didukung pula oleh segenap elemen termasuk jasa peti kemas.
Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Pelindo III, Djarwo Surjanto mengatakan, Pengoperasian Terminal Petikemas di Pelabuhan Tenau Kupang merupakan yang pertama dan satu-satunya serta dilengkapi dengan peralatan bongkar muat termodern pada pelabuhan di wilayah NTT guna mendongkrak perekonomian dan memperlancar arus logistik di wilayah Kupang dan sekitarnya.
Menurut dia, peti kemas sebagai sarana pengiriman barang semakin diminati kalangan pelaku usaha. Hal tersebut kata dia, dapat dilihat dari meningkatnya arus peti kemas di seluruh pelabuhan yang ada di Indonesia. “Selain lebih terlindung dari cuaca, peti kemas juga dirasa lebih murah dan risiko barang rusak lebih kecil,” ujar dia, memberi alasan.
Djarwo juga menambahkan, peningkatan arus petikemas juga dirasakan di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia III, salah satunya adalah Pelabuhan Cabang Tenau Kupang. Di pelabuhan tersebut arus peti kemas meningkat setiap tahunnya. Dia menjelaskan, pada tahun 2009 arus peti kemas yang masuk melalui Pelabuhan Tenau Kupang sebanyak 49.809 boks, tahun 2010 meningkat menjadi 54.751 boks dan pada tahun 2011 ini tercatat sebanyak 56.708 boks.
Djarwo menegaskan, pengoperasian terminal peti kemas harus professional, sehingga pelayanan kepada pengguna jasa semakin baik. Diharapkan pula dengan pengoperasian Terminal Petikemas Kupang, maka kinerja perusahaan semakin meningkat dan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan.
Potensi petikemas Pelabuhan Tenau Kupang cukup bangus, katanya, mengingat letaknya yang strategis di wilayah Indonesia Timur. Kapal-kapal peti kemas yang masuk melalui pelabuhan tersebut antara lain dari Surabaya, Dili dan Australia.
by. Meggy Utoyo

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.