sergapntt.com [ATAMBUA] – Setahun sudah Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL dipegang dan dikendalikan oleh Yonif 743/PSY. Kini, giliran Yonif 744/SYB akan menjadi Satgas Pamtas RI-RDTL menggantikan Yonif 743/PSY.
Seiring dengan masa tugas Yonif 743/PSY yang berakhir, hari ini, Senin (9/1/12), akan dilakukan serah terima tugas tersebut dari Satgas Pamtas sebelumnya kepada satgas Pamtas RI-RDTL dari Yonif 744/SYB.
Demikian dikatakan Komandan Yonif 743/PSY, Letkol (Inf) Ricky Lumintang ketika ditemui wartawan di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL, Sabtu (7/1).
Dia menyebutkan, selama setahun menjalankan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL, banyak sudah hal yang dibuat dan banyak pula yang tidak sempat dibuatnya. Walau demikian, pihaknya bersyukur karena semua tugas berjalan dengan baik dan tidak ada permasalahan yang terjadi.
Adapun hal-hal yang dibuat antaranya, menjaga kedaulatan NKRI di tapal batas, juga mengamankan masyarakat yang berada digaris batas RI-RDTL, sehingga tidak ada gangguan keamanan.
Ia mengatakan, selain kedua tugas tersebut, pihaknya berhasil membangun Border Sign Post (BSP) untuk mengatasi kekurangan pilar batas negara. BSP katanya hingga saat ini berjumlah 310 buah diseluruh wilayah perbatasan RI-RDTL.
Sementara untuk pilar batas negara urainya, hingga saat ini berjumlah 163 buah dari seharusnya mencapai 907 buah pilar.
Dia berharap, kedepan ada lagi penanaman pilar batas negara disepanjang garis perbatasan agar wilayah NKRI benar-benar memiliki pilar batas yang pasti dan jelas dan kedepan wilayah perbatasan tidak diganggu gugat.
“Dalam masa tugas, kami buat BSP untuk gantikan pilar batas negara yang masih kurang. Kami hanya bisa harap untuk pilar garis batas bisa ditanam seluruhnya pada waktu-waktu mendatang,” urainya.
Disamping tugas utama yang dilakukan, pihaknya juga melakukan beberapa tugas bina teritorial kepada masyarakat. Misalnya sejumlah prajurit mengajar akibat kekurangan guru di wilayah perbatasan maupun membuka jalan untuk warga masyarakat maupun memberikan pemahaman soal nasionalisme dan sejumlah sosialisasi tentang perbatasan.
Pada kesempatan itu, Letkol Ricky mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Kabupaten Belu, TTU dan Kabupaten Kupang terlebih di garis perbatasan yang telah bekerja sama dengan baik, sehingga pihaknya dapat berintegasi dengan semua warga perbatasan yang pada akhirnya tercipta suasana yang kondusif dan aman terkendali diwilayah perbatasan. Dia juga tidak lupa memohon maaf jika dalam tugas ada kekurangan yang dijumpai masyarakat.
By. ATB
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar