Sekda Flotim dan Manggarai Timur Dilantik


sergapntt.com [KUPANG] – Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya akhirnya melantik Sekda Flores Timur (Flotim), Antonius Tonce Matutina, BA, SH dan Sekda Manggarai Timur, Drs. Matheus Ola Beda di Aula El Tari Kupang, Senin (9/1/2012). Saat melantik, Gubernur NTT didampingi Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si, Wakil Ketua DPRD NTT, Anselmus Talo, SE, Sekda NTT, Fransiskus Salem, SH, M.Si dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.
Usai melantik, Lebu Raya berharap Sekda sebagai Ketua Tim Anggaran Eksekutif  pemerintah daerah dapat memperhatikan proses penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten tepat waktu. Selain itu, perencanaan anggaran harus berpihak pada rakyat, dimana belanja publik harus lebih besar dari belanja aparatur.
Pada bagian lain, Gubernur juga meminta kepada Sekda yang dilantik untuk mensinkronkan, mengharmonisasi program dan kegiatan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota. “Saya minta pelaksanaan anggaran yang taat azas, transparan dan akuntabel. Secara khusus saya minta perhatian yang sungguh-sungguh terhadap keberhasilan penyaluran dan pelaksanaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang sejak tahun 2012 ini disalurkan melalui APBD Provinsi NTT,” tandas Gubernur.
Menurut Gubernur, Sekda juga sebagai Ketua Badan Pertimbangan, Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) kiranya dapat memberikan pertimbangan obyektif kepada pejabat pembina kepegawaian dalam pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian dalam dan dari jabatan struktural, memperhatikan kompetensi PNS melalui assesment center tanpa memandang suku agama dan ras. “Realitas kehidupan birokrasi saat ini perlu ditata secara lebih baik sebagai bagian dari penataan pemerintah daerah. Karena apaarat birokrat merupakan unsur pelaksana utama setiap kebijakan yang diambil pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ucap Gubernur dan menegaskan, “Pimpinan SKPD tidak hanya sebagai administrator tetapi dituntut untuk profesional dan netral dalam penyelenggaraan pemerintahan itu sendiri.”
Gubernur menjelaskan, di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT maupun Kabupaten/Kota, Sekda memiliki peranan yang penting dan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan; sehingga diperlukan adanya pemahaman yang komprehensif tentang gaya kepemimpinan yang tepat, sesuai dengan kondisi yang dihadapi. “Sekda mesti terus melakukan pembinaan terhadap aparatur secara berjenjang dan menjalankan fungsi koordinasi untuk memastikan pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan penuh tanggungjawab demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya ingatkan kepada para Sekda yang baru dilantik agar senantiasa membantu tugas-tugas Bupati selaku pejabat pembina kepegawaian di daerah terutama dalam upaya memberikan pemahaman sekaligus pengawasan kepada semua PNS di lingkungannya khususnya para pejabat struktural untuk tidak menyalahgunakan fasilitas yang diberikan untuk kepentingan pribadi, keluarga dan golongan tertentu. Sebagai seorang Sekda juga harus mampu menciptakan suasana yang kondusif dan kerja sama yang baik antar semua daerah kabupaten dan juga provinsi,” pinta Gubernur.
by. Meggy Utoyo

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.