Traktor Bantuan BNPB Belum Beroperasi


sergapntt.com [WAINGAPU] – Dua unit traktor bantuan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Syamsul Maarif saat ini masih tersimpan di Badan  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Timur alias belum mulai beroperasi. Pemanfaatan traktor tersebut juga menjadi tanggungjawab BPBD.
Menurut Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora, pemanfaatan traktor bantuan BNPB untuk menggarap lahan pertanian warga tergantung permintaan dari pemerintah kecamatan. “Tapi BPBD tetap berkoordinasi dengan instansi teknis dalam hal ini Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumba Timur,” tegasnya.
Alat penggiling jagung yang juga bantuan BNPB menurut Gidion, disalurkan langsung pada warga yang tergabung dalam kelompok masyarakat (pokmas).
“Karena jumlahnya terbatas, maka pemanfaatan penggiling jagung bantuan BNPB itu harus berbentuk kelompok,” paparnya.
Selain bantuan sarana dan prasarana pertanian, BNPB juga membantu Pemkab Sumba Timur dalam pengembangan rumput laut termasuk pembuatan perangkap air hujan (embung) di Sumba Timur. “Akhir Januari tahun ini saya ke Jakarta untuk mempersentasikan potensi rumput laut dan pengembangan embung di Sumba Timur kepada BNPB,” tandasnya.
Pasca bencana, 19 kabupaten/kota di NTT mendapat bantuan sarana dan prasarana pertanian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kabupaten Sumba Timur mendapat alokasi bantuan berupa dua unit traktor 100 PK dan sembilan unit alat penggiling jagung.
Penyerahan sarana dan prasarana pertanian itu dilakukan langsung kepala BNPB, Syamsul Maarif di kediaman Ketua DPRD Sumba Timur, Palulu P Ndima.
Selain Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora dan Bupati Sumba Tengah, Umbu Sappi Pateduk, penyerahan alat pertanian yang diawali dengan upacara adat yang berujung pada pemberian gelar bangsawan Sumba Umbu Ratu Djawa kepada kepala BNPB Syamsul Maarif  itu,  disaksikan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.
By. JO

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.