Misa 40 Hari Uskup Djagom Dilaksanakan di Jakarta


Suasana misa 40 hari almarhum uskup Donatus Djagom
di gereja St. Yoseph Matraman Jakarta

sergapntt.com [JAKARTA] – Umat Katolik yang didonimasi warga Flores se Jabodetabek  menggelar Misa Requem atau Misa Inkulturasi mengenang 40 Hari Wafatnya Uskup Emeritus Mgr. Donatus Djagom SVD, di gereja St. Yosep Matraman Jakarta, dipimpin langsung oleh Mgr. Vinsensius Sensi Poto Kota Pr, didampingi Uskup Emiritus Mgr. Isak Doera dan belasan imam lainnya, pada Jumat (13/1.12).

Dalam kotbanya, Uskup Sensi mengatakan, semasa hidup, almarhum memiliki motto hidup, yakni “Praedicamus Christum Crucifixum” yang artinya; kami mewartakan Kristus yang tersalib.
Ben Mboi saat memberi sambutan usai misa di gereja St.
Yoseph Matraman Jakarta
“Dia (Uskup Donatus Djagom) pun memberi dirinya secara total dalam pengabdian sebagai imam dan uskup selama 30 tahun lebih. Dia memberi dari kesejatian, memberi dari kedalaman, memberi sampai seseorang merasa sakit,” beber Uskup Sensi.

bagi umat Katolik, khususnya di Pulau Flores, almarhum Uskup Donatus Djagom telah membangun fondasi yang kuat bagi pembangunan gereja, antara lain dengan menabiskan imam projo dalam jumlah yang terbanyak di Indonesia. Walaupun almarhum sebenarnya adalah misionaris SVD.

Mantan Gubernur NTT, Ben Mboi dalam sambutannya usai misa, mengatakan, sesungguhnya ide membuka jalan lintas Flores sebagai urat nadi ekonomi Flores pertama kali dicetuskan oleh almarhum.


“Uskup Donatus adalah seseorang yang punya visi jauh melampaui zamannya,” kata Ben Boy yang juga didampingi istrinya ibu Nafsiah Mboy.
Dia menambahkan Uskup Donatus sangat menekankan kemandirian gereja, gereja yang berdikari, gereja yang tidak mengharapkan bantuan asing saja.

“Umat berswadaya dalam membangun gereja, tokoh-tokoh awam bermitra dengan pastor dalam membangun kemandirian gereja dengan menggelar musyawara pastoral (Muspas) pertama,” kata Ben Mboy.
 

By. SANTI POE

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.