Jual ABG ke Pria Hidung Belang, Kakek IN Ditangkap Polis


sergapntt.com [SURABAYA] – Berbekal ilmu gendam yang dimilikinya, Asmuri (50) warga Bulak Banteng Surabaya nekad memperdayai tetangganya yang masih ABG berinsila IN (17) untuk dijual ke pria hidung belang. Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya. Alhasil, Asmuri pun dijebloskan ke sel Mapolrestabes Surabaya.

Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti mengatakan, modus tersangka dalam menjalankan aksinya, yaitu merayu calon korbannya agar mau ikut tersangka untuk di jual ke pria hidung belang.

”Semula korban tidak mau, namun setelah dirayu dan diperdayai dengan ilmu gendam yang dimilikinya, akhirnya korban mau diajak tersangka ke sebuah hotel di kawasan Bulakbanteng,” ujar Suparti saat ditemui  di Mapolrestabes Surabaya.

Katanya lagi, saat tersangka bersama korban akan masuk hotel tersebut, salah satu anggota Reskrim Polrestabes Surabaya yang sedang melakukan patroli mecurigai adanya pasangan masuk dan menuju ke sebuah kamar hotel tersebut.

”Saat itulah anggota curiga dan langsung membuntuti keduanya. Sampai di depan pintu hotel itu, anggota langsung menghentikan keduanya,” terang Mantan Kapolsek Wonocolo ini

Usai menghentikan kedua pasangan itu, lanjutnya, petugas langsung melakukan interogasi terhadap keduanya.

”Semula tersangka mengaku kalau dia bersama keponakannya hendak menginap di hotel tersebut. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan intensif di tempat ternyata dia hendak menjual gadis yang bersamanya ke pria hidung belang. Langsung saja kami amankan yang bersangkutan di Mapolrestabes Surabaya,” ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, katanya, tersangka menjual korban ke pria hidung belang dengan tarif Rp300 ribu.

”Dari Rp 300 ribu itu tersangka mengambil Rp 200 ribu sedangkan Rp100 ribu untuk korban,” pungkasnya.

By. AS

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.